Headline News

Berburu Juara Ditengah Pandemi

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kab.Banggai Laut, Syarifuddin R Sapa (Foto: Ist)

 

BALUT, KABAR BENGGAWI – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VII tingkat Kabupaten Banggai Laut masuk tahap finalisasi.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan MTQ kali ini diselenggarakan ditengah Pandemi COVID-19 yang tentunya butuh persiapan lebih serius.

Sejak awal sejumlah pihak memang sudah mempertanyakan urgensi perlombaan yang berpotensi menimbulkan klaster baru penularan COVID-19.

Meski begitu, panitia pelaksana memastikan tetap menggelar MTQ yang dijadwalkan mulai akhir pekan ini (25/10) di desa Lantibung, kecamatan Bangkurung.

“MTQ tetap dilaksanakan karena sudah jadi agenda tahunan. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Ketua Panitia, Syarifuddin R. Sapa yang juga Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Banggai Laut.

Baca juga :  Masa Transisi, ASN Di Banggai Laut Malas-Malasan Ke Kantor

Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana fisik hajatan tahunan ini sudah tuntas bulan lalu dan rencana pembukaannya pada 15 Oktober kemarin.

Namun karena pembahasan APBD perubahan belum selesai, maka pelaksanaannya dimundurkan hingga 25 Oktober.

“Makanya saat ini saya optimis persiapan sudah sangat maksimal dan MTQ ke-VII ini akan dibuka langsung bapak Haris Jotolembah, Pj. Bupati Balut,” tambahnya.

Terkait kewaspadaan pandemi, Syarifuddin mengaku sudah menyurati Satgas Penanganan COVID-19 agar menurunkan personil saat perhelatan MTQ nanti.

Dikhabarkan pembukaan acara yang dijadwalkan malam hari sempat jadi sorotan Pj. Sekda, Idhamsyah Tompo.

Panglima ASN Balut itu meminta agar pembukaan dimulai agak siang guna memudahkan pengawasan kerumunan massa.

Namun ketua Panitia, Syafruddin Sapa, bersikukuh bahwa bila pembukaan dilaksanakan siang hari, faktor cuaca akan menjadi halangan bagi peserta khususnya anak-anak.

Selain itu kata dia, acara pembukaan bakal dimeriahkan pertunjukan tertentu yang lebih pas digelar malam hari seperti tarian kolosal dengan sistem lighting (pencahayaan, red) yang telah dipersiapkan panitia setempat dengan dana cukup besar.

“Jadi pembukaan tetap malam hari dan pak Bupati sudah siap untuk membukanya,” pungkas Syarifuddin. SBT