Indonesia Kirimkan Bantuan Hibah Penanganan Pandemi COVID-19 ke India

- Jurnalis

Rabu, 12 Mei 2021 - 22:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KABAR BENGGAWI – Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan hibah untuk penanganan pandemi COVID-19 untuk India, Rabu (12/05/2021).

“Atas arahan Presiden RI pada siang hari ini pukul 14.00 WIB, dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, Indonesia akan memberangkatkan bantuan hibah kemanusiaan Indonesia ke India,” ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam acara Pelepasan Bantuan Hibah Pemerintah RI kepada India untuk Penanganan Pandemi COVID-19, di Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

BACA JUGA :  Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?

Bantuan kemanusiaan yang akan dikirimkan berupa 200 unit oxygen concentrators. Sebelumnya pada tanggal 10 Mei, pemerintah bersama asosiasi dan pelaku industri Indonesia juga telah mengirimkan 1.400 tabung oxygen cylinders ke India. Disampaikan Menlu, oksigen adalah salah satu kebutuhan mendesak dalam penanganan pandemi saat ini di negara tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bantuan kemanusiaan ini adalah wujud solidaritas bangsa dan rakyat Indonesia kepada India. Bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu India dalam menangani pandemi COVID-19,” ujar Menlu.

BACA JUGA :  Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?

Dalam keterangan persnya, Menlu mengungkapkan bahwa hubungan Indonesia dan India telah terjalin sejak zaman pemerintahan Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Pandit Jawaharlal Nehru sampai sekarang.

“Indonesia dan India adalah sahabat lama, sahabat dekat sekaligus mitra strategis. Persahabatan dua negara telah terjalin sejak masa Presiden Soekarno dan  Perdana Menteri Jawaharlal Nehru sampai sekarang di masa pemerintahan Presiden Jokowi dan Perdana Menteri [Narendra] Modi,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?

Ditambahkan Menlu, sejak awal pandemi Indonesia dan India juga sudah bekerjasama melawan COVID-19.

“Di awal masa pandemi, saya masih ingat betul karena saya langsung melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri India, bagaimana Pemerintah India memfasilitasi sehingga ekspor bahan baku obat yang pada saat itu sangat diperlukan oleh Indonesia dapat diperoleh Indonesia,” tuturnya.

Berita Terkait

Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?
Sah! Bupati Sofyan Kaepa Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa jadi 8 Tahun
Dinilai Berhasil Terapkan Transformasi SDM Pendidikan, Pemkab Banggai Laut Diganjar Penghargaan Kemendikbudristek RI
Anggaran Sewa Sekretariat Mahasiswa di 6 Kota Dicoret Pemkab Banggai Kepulauan
Hanya 13 Anggota DPRD Yang Hadir, Paripurna Pembahasan Raperda LPJ dan Belanja Daerah Tahun 2023 Disetujui
Bupati Sofyan Kaepa Hadiri Rakor Forkopimda Se-Sulteng, Bahas Keamanan Pilkada 2024
Sekda Ruslan Tolani Mediasi Pembukaan Palang Kantor Desa Tinakin Laut
PAD Dikebut, TPI Mato Kini Dikelola Pemkab Banggai Laut
Berita ini 0 kali dibaca
Komentar

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 16:20 WITA

Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?

Selasa, 9 Juli 2024 - 09:32 WITA

Sah! Bupati Sofyan Kaepa Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa jadi 8 Tahun

Jumat, 5 Juli 2024 - 23:11 WITA

Dinilai Berhasil Terapkan Transformasi SDM Pendidikan, Pemkab Banggai Laut Diganjar Penghargaan Kemendikbudristek RI

Jumat, 5 Juli 2024 - 13:18 WITA

Anggaran Sewa Sekretariat Mahasiswa di 6 Kota Dicoret Pemkab Banggai Kepulauan

Jumat, 5 Juli 2024 - 13:14 WITA

Hanya 13 Anggota DPRD Yang Hadir, Paripurna Pembahasan Raperda LPJ dan Belanja Daerah Tahun 2023 Disetujui

Berita Terbaru

Pria curi peralataan speedboat dibekuk Polisi (Istimewa)

Kriminal

Apes! Curi Peralatan Speedboat Pria di Luwuk Dibekuk Polisi

Kamis, 18 Jul 2024 - 10:38 WITA