Headline News

Wabup Ablit Paparkan Teknis Pelaksanaan STQH XXVI

PALU, KABAR BENGGAWI – Dalam rangka memfinalisasikan persiapan pelaksanaan STQH Ke XXVI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, maka diadakan rapat finalisasi yang bertempat di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis (24/6/2021).

Rapat dipimpin oleh Asisten Administrasi Pemerintah dan Kesra Provinsi Sulawesi Tengah, Moh. Faizal Mang, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Laut, Ablit. H. Ilyas dan Pj. Sekretaris Daerah, H. Ramli Nadjil

Sebagai tuan rumah STQH Ke XXVI, Wabup Ablit memaparkan beberapa hal terkait kesiapan panitia diantaranya tempat acara, kafilah, transportasi dan lain sebagainya.

BACA JUGA :  Catat! Berikut Usulan Tarif Penerbangan Bandar Udara Banggai Laut ke Beberapa Kota

Panitia sampai saat ini terus mempersiapkan segala keperluan hingga acara yang akan digelar pada tanggal 24 hingga 30 Juli mendatang, dapat berjalan dengan baik.

Sebelumnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setda Banggai Laut, Syafruddin Sapa mengatakan, pihaknya tengah mengikhtiarkan agar pelaksanaan STQH diundur menjadi bulan Agustus. Namun setelah melakukan koordinasi. Pusat menginstruksikan 31 Juli mendatang seluruh nama-nama peserta harus dikirim ke STQH Nasional hingganya sebelum tanggal 31 Juli harus selesai pelaksanaannya. “STQH dianggarkan 9 Milyar, itu sudah termasuk pemugaran Taman Kota Banggai,” ucapnya.

BACA JUGA :  Bukan Karena Desakan, Bulan Ini PPPK Bakal Terima Gaji Rapel, Plus Gaji 13

Terkait peserta dan official terdiri dari 20 peserta dan 10 orang official jadinya sekitar 30 orang setiap kafilah. “Sudah semuanya disitu termasuk pelatih,” tutur Syafurddin.

Bupati Sofyan Kaepa mengatakan, pusat kegiatan STQH difokuskan di Taman Kota Banggai. Untuk lokasi perlombaan akan disebar dibeberapa Masjid yakni masjid Lampa, Masjid Adean dan Masjid Tinakin Laut. “Jangan membuat kesan kurang baik,” ujar Sofyan.

STQH merupakan kegiatan tahunan dan dilaksanakan secara Provinsi maupun Nasional, tentunya penilaian pemerintahan itu ada di kegiatan tersebut. “Penilaian ada dikegiatan ini,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bupati Sofyan Kaepa Buka Bimtek Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha

Selain itu, STQH juga bukan hanya sebagai media syi’ar dan ajang prestasi semata tapi kiranya dapat berkontribusi, memberi dampak luas bagi penguatan nilai-nilai akhlak dan karakter untuk diintegrasikan ke pembangunan, mandiri dan berdaya saing.

“Saya berharap penyelenggaraan STQH ditengah kondisi Covid-19 bisa berlangsung dengan tidak mengurangi kemeriahan syiarnya. Saya juga berharap agar semua bisa menjalankan protokol kesehatan pada setiap tahap-tahap kegiatan,” ucapnya. (Nomo/Prokopim)