Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dewasa ini memungkinkan pertukaran informasi dilakukan dengan sangat cepat dan kapasitas sangat besar melalui beragam platform digital, sehingga tidak bisa lagi diatasi dengan struktur arsitektur database konvensional. “Sejatinya, informasi adalah data yang perlu selalu dicermati parlemen, terutama isu-isu penting yang menjadi perhatian publik,” tutur politisi Partai Demokrat ini.
Sebagai supporting system, lanjut legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat I ini, Setjen DPR RI perlu melakukan berbagai terobosan dan inovasi dalam bidang teknologi informasi agar dukungan kepada DPR RI menjadi lebih optimal. Pembangunan sistem Big Data sangat penting bagi DPR RI, sehingga dapat dimanfaatkan oleh DPR RI sebagai instrumen pengambilan keputusan, baik dalam manjalankan fungsi legislasi, pengawasan, anggaran, serta diplomasi. (mh/sf)
Halaman : 1 2

















