“Tujuannya adalah untuk mengendalikan laju Covid-19 dan menjaga kehidupan masyarakat yang menyebabkan banyak kegiatan yang tertunda termasuk STQH ini dengan beberapa kali penundaan,” terang Bupati Sofyan.

Penundaan tersebut, kata Bupati tentu tidak lepas dari kehendak Allah SWT, sebab seluruh pihak terkait telah berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan pelaksanaan kegiatan itu, sesuai dengan waktu yang ditentukan semula. Olehnya itu Pemerintah kabupaten Banggai Laut bersama Pemerintah Provinsi melakukan rapat terakhir pada tanggal 18 Agustus 2021 telah disepakati dan diputuskan bersama bahwa pelaksanaan STQH dilaksanakan virtual.
“Dan seluruh peserta setiap cabang tampil di Kabupaten Kota masing-masing,” jelasnya.

Tak lupa pula Bupati menyampaikan, bahwa denah arena utama STQH berjumlah kurang lebih 1.200 orang. Namun untuk menjaga jarak dan protokol Covid-19 saat ini hanya terisi 80 orang.

“Semua yang hadir secara langsung sebagian besar telah divaksin dan telah melakukan rapid antigen sebagai bentuk kepatuhan kita bersama,” tandasnya. (NOMO/MAN/Adv)
Halaman : 1 2

















