Mengetahui dan memahami seluk beluk sejarah dan peradaban sejak dari masa kerajaan Banggai sampai integritas kedaulatan NKRI. “Bahasa, Budaya perlu dipertahankan oleh masyarakat Banggai,” katanya.

Mabangun tunggul adalah upacara adat mendirikan tiang dengan filosofi menjaga silaturahmi antara sesama masyarakat adat serta memupuk rasa gotong royong dalam membingkai kearfian lokal berbudaya.
“Jangan kita jadikan hanya ajang seremoni saja, namun didalamnya banyak makna yang diperoleh yakni salah satunya menjaga hubungan sesama manusia,” tuturnya.

Melalui Mabangun Tunggul, ujar Wabup masyarakat akan semakin memahami ragam budaya Banggai sehingga bisa mencerminkan jati diri dan menjaga budaya yang berkearifan lokal
Sekedar diketahui Mabangun Tunggul di Banggai Lalongo merupakan upacara adat yang selenggarakan setiap 6 tahun 6 bulan 6 hari sekali. NOMO/Adv
Halaman : 1 2

















