Bupati Sofyan Kaepa Dapat Dukungan Bank Dunia Untuk Pengembangan Tata Ruang Kota

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 12:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Untuk tahap awal, terdapat sembilan wilayah desa dan kelurahan yang menjadi lokus kegiatan. Wilayah tersebut terdiri atas tiga kelurahan dan enam desa.

Menurut Ilham, program ini membawa pendekatan baru dalam perencanaan tata ruang. Penataan kota tidak hanya berorientasi pada aspek teknis, tetapi juga memperhatikan kesetaraan gender, perlindungan sosial, serta perlindungan lingkungan.

“Selama ini tata ruang lebih banyak dipahami oleh orang-orang yang mengetahui tentang tata ruang. World Bank memasukkan aspek gender, social safeguard dan environmental safeguard. Ini menjadi sesuatu yang unik,” jelasnya.

BACA JUGA :  Kejari Fasilitasi, Dispar Banggai Laut Bahas Optimalisasi Aset Jadi Destinasi Wisata

Selain itu, tata ruang ke depan diarahkan berbasis ketahanan terhadap perubahan iklim. Hal tersebut dinilai penting mengingat Banggai Laut merupakan wilayah kepulauan dan pesisir yang rentan terhadap dampak perubahan iklim.

“Dengan adanya El Nino dan kondisi iklim yang kita rasakan saat ini, World Bank memasukkan aspek ketahanan iklim dalam inovasi tata ruang,” katanya.

BACA JUGA :  Kejari Fasilitasi, Dispar Banggai Laut Bahas Optimalisasi Aset Jadi Destinasi Wisata

Ilham menambahkan, program tersebut juga mengedepankan konsep pembangunan kota yang humanis dan inklusif. Perencanaan kawasan harus mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dan masyarakat di wilayah pinggiran.

Karena itu, dalam penataan kawasan ke depan akan dipertimbangkan penyediaan jalur pejalan kaki, jalur sepeda, serta akses yang ramah bagi penyandang disabilitas.

BACA JUGA :  Kejari Fasilitasi, Dispar Banggai Laut Bahas Optimalisasi Aset Jadi Destinasi Wisata

“Bagaimana kota itu berkembang dengan humanis. Ada penyandang disabilitas dan masyarakat pinggiran. Bagaimana mereka bisa menikmati kota ke depan. Harus ada jalur sepeda, jalur pejalan kaki bagi penyandang disabilitas dan seterusnya,” pungkasnya. (Man)

Follow WhatsApp Channel www.kabarbenggawi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Rekomendasi untuk Anda

Kejari Fasilitasi, Dispar Banggai Laut Bahas Optimalisasi Aset Jadi Destinasi Wisata
Bantuan Berani Sejahtera Disalurkan, Bupati Sofyan Apresiasi Gubernur Sulteng
AJBL Kirim Dua Wartawan Banggai Laut Ikut Uji Kompetensi Wartawan di Banggai
Komisi III DPRD Sulteng Bersama Bupati Sofyan Kaepa Tinjau Pembangunan Jembatan Paisu Puso
Bupati Sofyan Kaepa Salurkan Bantuan ke SLB Negeri Adean, Siap Bantu Penyelesaian Status Lahan
Kejari Banggai Laut Dorong Penegakan Hukum Berintegritas
Bupati Sofyan Kaepa Salurkan 6 Ton Beras Untuk 212 Keluarga di Desa Adean
Banggar DPRD Dorong BBI Banggai Laut Jadi Sumber PAD
Berita ini 81 kali dibaca

Rekomendasi untuk Anda

Selasa, 15 September 2026 - 12:55 WITA

Bupati Sofyan Kaepa Dapat Dukungan Bank Dunia Untuk Pengembangan Tata Ruang Kota

Rabu, 9 September 2026 - 18:14 WITA

Kejari Fasilitasi, Dispar Banggai Laut Bahas Optimalisasi Aset Jadi Destinasi Wisata

Selasa, 8 September 2026 - 10:20 WITA

Bantuan Berani Sejahtera Disalurkan, Bupati Sofyan Apresiasi Gubernur Sulteng

Minggu, 6 September 2026 - 14:12 WITA

AJBL Kirim Dua Wartawan Banggai Laut Ikut Uji Kompetensi Wartawan di Banggai

Jumat, 4 September 2026 - 15:17 WITA

Komisi III DPRD Sulteng Bersama Bupati Sofyan Kaepa Tinjau Pembangunan Jembatan Paisu Puso

Berita Terbaru