KABAR BENGGAWI- BANGGAI, Kejaksaan Negeri (Kejari) Banggai Laut bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai Laut menggelar diskusi publik terkait optimalisasi aset daerah menjadi destinasi wisata produktif, di Pantai Mato, Rabu (9/9/2026).
Diskusi mengangkat tema “Transformasi Aset Daerah Menjadi Destinasi Produktif: Strategi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui Pariwisata Berkelanjutan.” Dengan narasumber Kepala Kejaksaan Negeri Banggai Laut,S ekretaris Daerah,Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Kantor Pertanahan, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup ,Ketua DPD KNPI dan Penggiat Usaha Pariwisata.
Kepala Kejaksaan Negeri Banggai Laut Adnan Hamza menekankan, bahwa langkah awal yang harus dilakukan adalah mengakui berbagai kekurangan yang masih ada dalam pengelolaan sektor pariwisata dan aset daerah.
Menurutnya, kesadaran tersebut merupakan modal penting untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan.
“Kalau kita merasa sudah baik dan pembangunan kita sudah tepat, maka kita akan berada dalam kebanggaan yang sama. Tetapi hari ini kita sama-sama mengakui masih ada yang kurang,” ujarnya.
Adnan Hamza, menegaskan pentingnya pengamanan dan inventarisasi aset daerah sebelum dikembangkan menjadi kawasan wisata.
Menurutnya, aset harus dipastikan memiliki status yang jelas dan clean and clear sehingga pengembangannya dapat dilakukan melalui berbagai skema, termasuk kerja sama dengan pihak swasta, kementerian maupun program CSR.
“Yang paling penting bagi saya adalah bagaimana mengamankan asetnya terlebih dahulu. Inventarisir dulu aset kita. Kalau sudah aman, clean and clear, saya kira tidak ada persoalan untuk kemudian mencari solusi pengembangannya,” ujar Adnan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















