Headline NewsSosial Budaya

Wakil Bupati Tuty Hamid, Apresiasi Komunitas Bonua Project

FOTO WAKIL  BUPATI Hadiri Kegiatan Komunitas Bonua Project

BALUT, KABAR BENGGAWI – komunitas Bonua Project adalah salah satu komunitas yang peduli dengan pelestarian adat dan budaya Kabupaten Banggai Laut. Hal ini di buktikan dengan beberapa program kerja yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini misalanya kegiatan festival padang laya.

Kelahiran Bonua Project didasar atas kesadaran sejumlah pemuda terhadap kondisi sosial serta kebijakan-kebijakan publik. Komunitas yang beranggotakan 15 orang ini memiliki keinginan yang sama menjadikan komunitas sebagai ruang alternatif. Hadir dari keresahan dan kesadaran tentang kebutuhan ruang-ruang diskusi, ruang literasi, dan kontrol sosial Bonua Project menawarkan kritik dengan cara yang lebih menyenangkan.

Baca juga :  Hanya di Banggai Laut, Kepala OPD Arogan dan Usir Wartawan

“Fokus utama Bonua Project adalah isu lingkungan, budaya, kesetaraan gender, anti kekerasan, pendidikan alternatif, dan literasi,” tutur Ketua Komunitas Bonua Project, Siti Mudrika saat rilis logo festival di Desa Lambako, Kecamatan Banggai, Rabu (11/3).

Festival Padang Laya akan dilaksanakan 29 Maret 2020. Beberapa pekan terakhir, sejumlah kelas telah dilaksanakan ke sejumlah sekolah dan masyarakat Desa Lambako. Padang Laya dipilih sebagai lokasi festival karena syarat akan sejarah Banggai.

Baca juga :  Hanya di Banggai Laut, Kepala OPD Arogan dan Usir Wartawan

Wakil Bupati Tuty Hamid mengapresiasi Festival Padang laya. Ia melihat Bonua Project telah berupaya maksimal demi suksesnya perayaan yang mendorong pelestarian budaya hingga literasi. “Pemerintah Daerah Banggai Laut akan terus mendorong pertumbuhan dan pelestarian budaya lokal beserta kearifannya sebagai bagian dari implementasi Undang–Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” tuturnya. (Man)