Ubi Banggai Go-International Dengan Indikasi Geografis Dan Perlakuan Tradisional Komunalistik Masyarakat Adat

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2020 - 10:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Nah, dengan Dasar itu bahwa karakteristik dan kualitas serta nilai budaya yang terkandung didalam produk uwi Banggai sangat tinggi yang diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat adat petani setempat,” terangnya

“Bukan malah mendatangkan uwi lain yang berasal dari negara lain untuk diproduksi di wilayah penghasil cadangan makanan pokok di negara Indonesia ini,” sambungnya

Ia berharap marilah kita bisa berbenah membentuk masyarakat kelompok/paguyuban untuk mencintai dan mengelolah produk lokal yang sangat erat dengan budaya kita untuk mengembangkan uwi Banggai menjadi uwi unggulan dengan memanfaatkan pasar global tanpa merubah perlakuan kebiasaan masyarakat dan budaya adat setempat.

BACA JUGA :  Bupati Sofyan Kaepa Dapat Dukungan Bank Dunia Untuk Pengembangan Tata Ruang Kota

“Sehingga dalam desertasi saya yang dibantu oleh Promotor Prof. Dr. Supanto. SH., MH, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret berinisiatif untuk membentuk Kelompok Montulutusan Petani Indikasi Geografis Ubi Banggai yang disingkat dengan KMIG- Uwi Tomundo,” tutur Ilham

tujuannya, agar Ubi Banggai mendapat perlindungan secara Indikasi Geografis dengan sistem dan mekanisme pemasaran yang telah dimuat dalam buku persyaratan perlindungan yang di buat olehnya

BACA JUGA :  Bupati Sofyan Kaepa Dapat Dukungan Bank Dunia Untuk Pengembangan Tata Ruang Kota

“hal ini diharapkan kita sebagai masyarakat adat untuk mampu menjaga melestarikan budaya setempat dengan meningkatkan nilai ekonomi maupun ketahanan pangan daerah dan Nasional,” tuturnya (Nomo/Man)

 

***/// Ilham Potimbang Adalah Salah Satu Mahasiswa Asal Desa Lumbi-Lumbia Kec Buko Selatan Kab Banggai Kepulauan Yang Saat ini Sedang Menempu Program Doktor Ilmu Hukum di dua kampus sekaligus Yaitu Univesitas Islam Sultan Agung Semarang dan Universitas Sebelas Maret Solo, dengan topik Penelitian Desertasinya Tentang perlindungan Indikasi Geografis Ubi Banggai.

BACA JUGA :  Bupati Sofyan Kaepa Dapat Dukungan Bank Dunia Untuk Pengembangan Tata Ruang Kota

Jika ada yang bertanya atau ingin melakukan Diskusi dengan Ilham mengenai Indikasi Geografis Uwi Banggai Bisa di Hubungi melalui whatsapp di +6281328192289

subscribe

Follow WhatsApp Channel www.kabarbenggawi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Rekomendasi untuk Anda

Bupati Sofyan Kaepa Dapat Dukungan Bank Dunia Untuk Pengembangan Tata Ruang Kota
Kejari Fasilitasi, Dispar Banggai Laut Bahas Optimalisasi Aset Jadi Destinasi Wisata
Bantuan Berani Sejahtera Disalurkan, Bupati Sofyan Apresiasi Gubernur Sulteng
AJBL Kirim Dua Wartawan Banggai Laut Ikut Uji Kompetensi Wartawan di Banggai
Komisi III DPRD Sulteng Bersama Bupati Sofyan Kaepa Tinjau Pembangunan Jembatan Paisu Puso
Bupati Sofyan Kaepa Salurkan Bantuan ke SLB Negeri Adean, Siap Bantu Penyelesaian Status Lahan
Kejari Banggai Laut Dorong Penegakan Hukum Berintegritas
Bupati Sofyan Kaepa Salurkan 6 Ton Beras Untuk 212 Keluarga di Desa Adean
Berita ini 375 kali dibaca

Rekomendasi untuk Anda

Selasa, 15 September 2026 - 12:55 WITA

Bupati Sofyan Kaepa Dapat Dukungan Bank Dunia Untuk Pengembangan Tata Ruang Kota

Rabu, 9 September 2026 - 18:14 WITA

Kejari Fasilitasi, Dispar Banggai Laut Bahas Optimalisasi Aset Jadi Destinasi Wisata

Selasa, 8 September 2026 - 10:20 WITA

Bantuan Berani Sejahtera Disalurkan, Bupati Sofyan Apresiasi Gubernur Sulteng

Minggu, 6 September 2026 - 14:12 WITA

AJBL Kirim Dua Wartawan Banggai Laut Ikut Uji Kompetensi Wartawan di Banggai

Jumat, 4 September 2026 - 15:17 WITA

Komisi III DPRD Sulteng Bersama Bupati Sofyan Kaepa Tinjau Pembangunan Jembatan Paisu Puso

Berita Terbaru