Headline NewsNasional

Pastikan Situasi Nelayan Selama Pandemi, Presiden Kunjungi PPDI Brondong Lamongan

JAKARTA, KABAR BENGGAWI – Mengawali kunjungan kerjanya di Jawa Timur, Kamis (06/05/2021) pagi, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) Brondong yang terletak di Kabupaten Lamongan.

PPDI Brondong berlokasi di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong yang menjadi tempat bongkar muat dan fasilitas penunjang perdagangan perikanan bagi nelayan dan industri perikanan setempat. Di lokasi tersebut, selain meninjau sarana dan prasarana fasilitas perikanan, Kepala Negara juga berdialog dengan perwakilan nelayan setempat.

“Pagi hari ini saya dengan Pak Menteri, juga ada Ibu Gubernur, Bapak Bupati Lamongan datang ke TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Brondong, Kabupaten Lamongan. Intinya saya ingin melihat secara langsung keadaan dan situasi nelayan selama pandemi,” ujar Presiden dalam keterangan pers usai peninjauan.

Baca juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1445 H Jatuh pada 10 April 2024

Presiden mengungkapkan, berdasarkan paparan yang disampaikan perwakilan nelayan, para nelayan masih dapat melaut dengan hasil tangkapan yang diperoleh juga masih normal.

“Tadi disampaikan oleh beliau, Pak Agus, bahwa kondisi nelayan di sini tidak ada masalah dan bisa melaut seperti biasanya normal, hasilnya juga normal,” ungkapnya.

Namun, imbuh Presiden, para nelayan juga menyampaikan beberapa keluhan serta meminta bantuan pemerintah. Salah satunya adalah mengenai pendangkalan yang terjadi di dua lokasi di pelabuhan.

Baca juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1445 H Jatuh pada 10 April 2024

Sudah saya sampaikan, nanti 2-3 bulan akan segera dilakukan pengerukan. Termasuk juga lampu haluan untuk minta ditinggikan, diperbaiki juga, sudah saya sanggupi,” ujarnya.

Perbaikan tersebut diharapkan Kepala Negara dapat mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan para nelayan.

“Kita harapkan beberapa perbaikan tadi nanti bisa meningkatkan perbaikan kesejahteraan nelayan karena mau berlabuh, mau bongkar [hasil tangkap] lebih mudah,” tandasnya.

Baca juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1445 H Jatuh pada 10 April 2024

Kabupaten Lamongan sendiri memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Pada tahun 2020 lalu misalnya, sektor perikanan budidaya setempat mampu menghasilkan sebesar 59.728,16 ton. Sementara dari sektor perikanan tangkap, pada tahun 2020 lalu kabupaten tersebut mencatatkan produksi sebesar 76.692,96 ton.

Dalam kegiatan ini Presiden antara lain didampingi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. (FID/UN)