“Dan Kita juga banyak mendapat laporan bahwa Program CSR (corporate social responsibility) PT Freeport cukup berjalan optimal. Baik di seputar wilayah area penambangan dan juga di seluruh Provinsi Papua,” ungkapnya.
Sementara itu Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menyatakan betapa pentingnya keberadaan perusahaan tambang berkelas dunia yang sekarang mayoritas sahamnya telah dimiliki oleh Indonesia.
“51,2 persen, dan kita perlu berbangga bahwa ada tambang kelas dunia yang dimiliki oleh Indonesia. Keberadaan kami di sini juga harus memberikan manfaat, bukan hanya bagi negara tetapi juga bagi masyarakat di sekitar kami,” kata Tony
Ia percaya, tidak ada perusahaan yang bisa berhasil di tengah masyarakat yang gagal. Untuk itu Freeport akan terus melakukan program-program kemasyarakatan yang menghabiskan biaya uang cukup tinggi yakni lebih dari satu triliun setiap tahunnya untuk kami kontribusikan untuk program-program kepada masyarakat.
“Tentu saja sesuai dengan amanat konstitusi bahwa bumi, air, dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan bagi sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat,” tuturnya. (dep/es)
Halaman : 1 2

















