“Exit strategy yaitu bagaimana pemulihan ekonomi akan men-drive bagaimana negara-negara yang melakukan kebijakan extraordinary, baik di fiskal dan moneternya, secara bertahap mulai melakukan exit strategy tanpa membuat pemulihan ekonominya terganggu,” ujar Menkeu dalam keterangan persnya
Kedua, upaya mengatasi dampak pandemi Covid-19 untuk mengamankan pertumbuhan di masa depan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Upaya penanganan dampak pandemi atau yang kita sebut di dalam technical term-nya di dalam G20 atau istilah teknisnya adalah scaring effect, dampak luka yang dalam akibat pademi terhadap perekonomian. Ini yang akan menjadi bahan pembahasan di dalam finance track,” kata Menkeu.
Ketiga, sistem pembayaran di era digital dan yang keempat adalah keuangan berkelanjutan atau sustainable financing.
“Ini terutama untuk kembali dengan adanya Covid banyak negara yang mengalami set back, dalam hal ini kemiskinannya meningkat lagi dan juga unemployment, dan bagaimana mengembalikan track pertumbuhan namun yang sustainable,” ujar Menkeu.
Agenda prioritas kelima adalah inklusi keuangan dan yang keenam mengenai perpajakan internasional. Di dalam Presidensi Italia, sudah disepakati mengenai dua pilar untuk perpajakan internasional.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















