“Masyarakat yang ada di tiga kabupaten ini sejatinya bersaudara, walaupun berpisah secara administrasi pemerintahan,” tutur Bupati Sofyan yang juga keturunan dari Basalo Sangkap.
Untuk itu, kata Bupati, manuk mamua atau burung maleo dan alam pendukungnya haruslah dipelihara dan dijaga agar terus berkembang biak dan dilestarikan sepanjang masa.
“Begitupula hubungan kekeluargaan antara masyarakat yang ada di tiga Kabupaten Banggai bersaudara,” tandasnya.
Bupati Sofyan mengakui Pemerintah Daerah terus berusaha senantiasa memfasilitasi semua kegiatan tradisi adat yang ada salah satunya yakni malabot tumbe. “Alhamdulillah festival malabot tumbe masuk sebagai sebagai evant nasional adat budaya di Indonesia,” pungkasnya. NOMO
Halaman : 1 2

















