Merawat Tradisi, Mempererat Persaudaraan

- Jurnalis

Minggu, 5 Desember 2021 - 23:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tetua adat Batui memegang telur maleo dan bersiap mengantar telur itu ke Keraton Kerajaan Banggai (Foto: Purnomo Lamala/ KabarBenggawi)

 

SABAN pagi, Sabtu (4/12/2021) langit Banggai Laut diselimuti mendung bersamaan dengan bulir-bulir hujan yang enggan turun serasa ditahan oleh aura mistik ritual Malabot Tumbe.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari kejahuan lamat-lamat perahu motor dan ketinting berbendera umbul-umbul merah putih pembawa Telur Maleo dari Batui Kabupaten Banggai tengah berputar tiga kali didepan Keramat Banggai Lalongo Kabupaten Banggai Laut, sementara itu, di anjungan perahu paling depan berdiri tetua adat Batui dengan khas jenggot putihnya menengadah ke arah Keraton Banggai seperti membaca mantra seakan memberitahukan leluhurnya bahwa sebentar lagi pengantar telur maleo telah tiba di Banggai.

Di lain sisi, ratusan masyarakat Kabupaten Banggai Laut menyemut di Pelabuhan Banggai hingga Keraton Kerajaan Banggai. Ruas jalan begitu lengang. Pemuka adat, Bupati Sofyan Kaepa, Wabup Ablit dan para tamu di pelabuhan bersiap menyambut “Nggalau Manuk Mamua” begitulah nama telur burung maleo jika dieja dengan bahasa Banggai.

BACA JUGA :  Mahasiswi Asal Gorontalo Yang dikabarkan Hilang Ternyata Pergi Bersama Pacar Sampai di Desa Sambiut

Prosesi pengantaran telur maleo (Purnomo Lamala/ KabarBenggawi)

 

Telur Maleo sebelum diantarkan ke Keraton Kerajaan Banggai, dimulai dari Batui, Kabupaten Banggai. Telur Maleo terlebih dahulu dikumpulkan dari masyarakat dan kelompok adat Dakanyo Ende, Binsilok Balantang, Tolando, Binsilok Katudunan, dan Topundat, serta terlebih dahulu dibungkus dengan daun pohon palem. Kemudian diantar ke rumah adat dan diinapkan semalam disana.

Setelah itu, dilanjutkan dengan upacara adat Mintauakon yakni ritual menurunkan telur dari rumah adat sebelum diantar ke dermaga oleh para pembawa telur didampingi para tetua adat Batui.

BACA JUGA :  99 Persen Masyarakat Balut Terdaftar BPJS, Bupati Sofyan Terima Penghargaan UHC Awards

Sebagaimana prosesi penjemputan, pengantaran di Batui jalanan harus sepi dari aktivitas. Para pengantar telur juga tak diperkenankan berhenti di tengah jalan saat prosesi berlangsung hingga tiba perahu motor yang telah disiapkan di dermaga di bantaran sungai Batui.

Di dermaga itu, telur-telur maleo dijemput oleh perangkat adat, yang kemudian meletakkannya di tempat khusus di dalam perahu motor yang akan membawanya ke Keraton Kerajaan Banggai.

Dalam perjalanan menuju Keraton Banggai, harus singgah terlebih dahulu di Desa Pinalong, Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan, di Pinalong dilakukan ritual pelemparan tongkat atau kayu. Konon menurut masyarakat adat Batui saat putra Raja Adi Soko bernama Abu Kasim menyeberang menuju daratan Batui sempat diganggu oleh makhluk ghaib jahat.

BACA JUGA :  Di Tangangan Bupati Sofyan Banggai Laut Terima Penghargaan Pelayanan Terbaik dari Ombudsman RI

lalu di rumah adat Kusali Tolo Tanjung Merah di Desa Mansalean, Kecamatan Labobo, Kabupaten Banggai Laut.

Di Kusali Tolo, pembungkus telur dari daun pohon palem itu diganti dengan yang baru, lalu pembungkus telur sebelumnya dihanyutkan ke laut hingga terbawa arus ke Keramat Banggai Lalongo, itu dilakukan sebagai sinyal bahwa pengantar sudah dekat dengan tujuan. Proses ini begitu mistik. Pasalnya arus laut yang begitu deras tak menentu dan tak bisa diperkirakan daun bekas pembungkus itu bisa sampai di Keramat Banggai Lalongo. Namun buktinya, setiap kali Malabot Tumbe daun palem itu selalu sampai ke tujuannya dengan tepat.

Perahu motor pengantar telur maleo dari Batui (Purnomo Lamala/ KabarBenggawi)

 

Follow WhatsApp Channel www.kabarbenggawi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Rekomendasi untuk Anda

Di Tangangan Bupati Sofyan Banggai Laut Terima Penghargaan Pelayanan Terbaik dari Ombudsman RI
99 Persen Masyarakat Balut Terdaftar BPJS, Bupati Sofyan Terima Penghargaan UHC Awards
Balut Raih Predikat B pada Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2024
Sambut HPN, Jurnalis Banggai Laut Berbagi Sembako
Bupati Sofyan Kaepa Tinjau Pelabuhan Paisulamo dan Terima Sertifikat Lahan Pengembangan Pelabuhan.
Mahasiswi Asal Gorontalo Yang dikabarkan Hilang Ternyata Pergi Bersama Pacar Sampai di Desa Sambiut
Polres Banggai Tangkap Mahasiswa Asal Balut, Usai Rekam Remaja dari Jendela Kamar
Kades Kokudang dan Mantan Kades Kaukes Ditetapkan Sebagai Tersangka
Berita ini 188 kali dibaca

Rekomendasi untuk Anda

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:45 WITA

Di Tangangan Bupati Sofyan Banggai Laut Terima Penghargaan Pelayanan Terbaik dari Ombudsman RI

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:57 WITA

99 Persen Masyarakat Balut Terdaftar BPJS, Bupati Sofyan Terima Penghargaan UHC Awards

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:19 WITA

Balut Raih Predikat B pada Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2024

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:02 WITA

Sambut HPN, Jurnalis Banggai Laut Berbagi Sembako

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:25 WITA

Bupati Sofyan Kaepa Tinjau Pelabuhan Paisulamo dan Terima Sertifikat Lahan Pengembangan Pelabuhan.

Berita Terbaru

Banggai Laut

Sambut HPN, Jurnalis Banggai Laut Berbagi Sembako

Kamis, 22 Jan 2026 - 07:02 WITA