Disisi lain, DPD Partai Perindo Banggai Laut semestinya menegur keras atas arogansi dari anggotanya itu.
Untuk diketahui, IMM Banggai Laut tengah mengawal kasus abrasi pantai yang disebabkan oleh penambangan pasir ilegal.
Sebelumnya telah dilakukan dialog publik bersama masyarakat dan dinas terkait
Namun tidak melahirkan solusi karena tak satupun anggota DPRD yang hadir dalam dialog tersebut.
Maka untuk menindaklanjuti kasus tersebut, IMM Banggai Laut melakukan aksi penolakan penambangan pasir.
Adapun tuntutan yang dilayangkan IMM Banggai Laut adalah meminta kepada legislatif dan eksekutif untuk tegas menangani aktivitas penambangan pasir.
Penambangan pasir perlu dihentikan dan relokasi ke tempat yang tepat sesuai Perda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir yang telah dikeluarkan Gubernur Sulawesi Tengah tahun 2017,
Apalagi telah ada imbauan dari pemerintah kepada para penambang untuk berhenti namun selalu di indahkan .
“Tuntutannya sederhana, tapi sambutnya berlebihan. Ini bentuk ketidakmampuan sebagai pemimpin rakyat,” tandas dia. (Nomo/Asnawi).
Halaman : 1 2

















