Direktur Jendral Bina Ideologi Karakter Bangsa dan Wawasan Kemendagri Dr. Derajat Setyawan menandaskan, kegiatan Desa tolerensi ini baru kali ke kedua yang dilakasanakan di seluruh Indonesia, “Yang pertama di Desa Arga Makmur Bengkulu dan kedua di Desa Malino ini, kita patut berbangga,” katanya.
Seperti yang dilakukan para pendiri bangsa ini, patut mengimplementasikan nilai-nilai pancasila, mewujudkan cita-cita luhur yang ada di pembukaan UUD 1945, menggelorakan semangat Bhineka Tunggal Ika, dan yang terakhir adalah semangat kesatuan dan persatuan dalam bingkai NKRI.
“Meski diderah yang kecil kita sudah bisa mempraktekan bagaimana berbangsa dan implementasi empat konsensus dasar yang harus dipedomani,” jelasnya.
Kemendgari mengharapkan Desa Malino bisa menjadi rule model agar diterapkan di Desa lain dalam hal toleransi. “Kerukanan dalam beragama di Desa Malino Padas ini dapat menular di seluruh Desa di Indonesia,” tandas dia. MAN/NOMO
Halaman : 1 2


















