
Kegiatan Mabangun Tunggul, kata Bupati perlu dilestarikan karena ini adalah salah satu kekayaan budaya yang perlu di ekspos keluar tidak hanya dari Banggai saja.
“Kita berupaya di tahun-tahun berikutnya yang hadir dari Jawa, Makassar bahkan dari Luar Negeri,” kata Bupati.
“Tokoh Budaya, Agama, Pemuda dan Pemerintah Daerah bergandengan tangan melaksanakan agenda ini,” imbuhnya.
Orang nomor satu di Banggai Laut ini optimis Kearifan Lokal Berbudaya dibungkus dengan Pariwisata akan menghasilkan dorongan ekonomi kerakyatan yang besar di Banggai Laut.
“Kita punya kewajiban yang sama untuk memperbaiki Banggai,” pungkasnya. Nomo
Halaman : 1 2


















