Menurutnya para guru hanya bisa absensi melalui aplikasi paling jauh di jarak 100 meter, dan tidak akan tertangkap oleh sistem aplikasi jika melebihi dari 100 meter dan berarti guru tersebut dianggap tidak hadir di sekolah.
“Kami tidak pakai absen manual lagi, kami pakai aplikasi ini dan para guru tidak bisa lagi berbohong apakah hadir atau tidak”, tegas Jamil.
Dirinya yang ditemui di ruang kerjanya menyarankan agar Pemerintah pun bisa melakukan terobosan baru dengan menciptakan absen secara otomatis yang dapat terhubung langsung dengan Kementrian Pendidikan guna para guru bisa benar-benar disiplin. Lia
Halaman : 1 2

















