BANGGAI, KABAR BENGGAWI– Rapat Koordinasi penanaman modal se-Provinsi Sulawesih tengah di hadiri 12 Kabupaten 1 Kota kegiatan di pusatkan digudung Ali Hamid taman kota Banggai Kabupaten Banggai Laut. Rabu (8/03).
Mewakili Gubernur, Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan Rudy Pawanto pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2022 tumbu menjadi 13,83 persen, ini mengalami kenaikan dari tahun 2021 sebanyak 3,04 persen pencapaian tersebut dapat di pastikan bahwa tingkat kemiskinan dan pengangguran menurun pada tahun 2023. Investasi saat ini merupakan plafon penanaman modal dan diharapakan investasi dapat menjadi pondasi pemulihan ekonomi masyarakat, sebab kita ketahui bahwa beberapa tahun terakhir ini Indonesia di serang Covid-19 yang berdampak pada perkembangan ekonomi.
“APBN dan APBD tidak bisa di harapkan untuk memenuhi pelayanan maksimal untuk pertumbuhan ekonomi,” ucapnya
Sala satu pola yang di kembangkan oleh pemerintah untuk mendorong investasi saat ini yang pertama Pemerintah Kabupaten dan Kota segera melimpahkan seluruh kewenagan perizinan kepada DPMPTSP di daerahnya, Kedua pemerintah Kabupaten Kota segera menindak lanjuti peraturan pemerintah RI nomor 6 tahun 2021 tentang penyelenggaraan berusaha di daerah dengan perda atau perkada. Ketiga pemerintah kabupaten, kota menyediakan informasi tentang calon investor yang dimitrakan dengan UMKM. ke empat masing-masing DPMPTSP melaporkan perusahaan yang mengalami proyek mangkrak. Kelima masing-masing DPMPTSP dapat membentuk mal pelayanan public sesuai amanat peraturan Presiden nomo 89 tahun 2021 tentang penyelenggaraan mal pelayanan pablic.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















