Masyarakat Lalong Labobo dan Keak Bokan Kepulauan Minta Pemda Bangun Tanggul Di Pesisir Pantai

- Jurnalis

Senin, 5 Juni 2023 - 10:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGGAI, KABAR BENGGAWI-Pemukiman warga Desa Lalong Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Laut (Balut) yang terletak di sebelah Timur Pulau Labobo, kondisi di pesisir pantai sudah terancam abrasi.

Desa Lalong yang penduduknya berjumlah 480 jiwa dengan 153 kepala keluarga (kk) adalah desa yang masih sakral dengan adat istiadat Banggai.

Kondisi tanggul yang telah rusak parah mengancam rumah warga di desa Lalong, Kecamatan Labobo (Foto : Ist)

Hanya sayangnya desa ini kalau di musim angin Timur dan Tenggara di akhir bulan Mei sampai dengan awal bulan September, gelombang lautnya bisa mencapai tiga meter. Tentunya itu sangat mengancam perkampungan terutama masyarakat yang tinggal di bantaran pesisir pantai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Segala upaya telah dilakukan oleh pemerintah desa untuk mengusulkan desanya dibangun tanggul pantai. Dan sudah beberapa kali diadakan pembangunan baik itu melalui dana PNPM – MP, Pemda Balut tapi semuanya hancur berantakan karna tanggul yang dibangun dengan sistim kontruksi beton.

BACA JUGA :  Wabup Ablit H. Ilyas : Desa Sebagai Ujung Tombak Pembangunan

Terakhir Pemda Balut melalui BPBD pada tahun 2017 telah membangun tanggul pantai dengan kontrusi batu kosong sepanjang 200 meter dan ini yang masih berdiri kokoh walau tiap tahunnya dihantam gelombang laut Timur dan Tenggara.

Olehnya, masyarakat desa Lalong melalui Kepala Desa (Kades) Akmal Patagiling meminta dengan sangat kepada Pemda Balut agar pesisir pantai yang belum ditanggul dengan sistim penimbunan batu kosong agar secepatnya dibangun.

Kalau tidak secepatnya dibangun dengan sistim penimbunan batu kosong pantai Lalong yang ada tersisa 450 meter ini akan terancan oleh abrasi”, kata Kades Akmal Patagiling pada media ini Selasa (2/Juni/2023).

Kades menambahkan, tanggul beton yang ada sudah mulai mengalami patahan dan hancur. Tentu kondisi kni tidak akan bertahan lama lagi, kalau di biarkan terus menerus akan berdampak buruk karna akan mengancam pemukiman warga yang tinggal di pesisir pantai.

BACA JUGA :  Ketua Dan Anggota DPRD Hadiri Launching Perdana Kapal Perintis Lintas Banggai Paisulamo dan Dungkean

Kami berharap, Pemda Banggai Laut bisa merealisasikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Desa Lalong, kasihan pemukiman warga,” harap Kades Akmal Patagiling yang sudah dua periode memimpin desanya.

Kejadian yang sama di Desa Keak
Masyarakat Desa Keak Kecamatan Bokan Kepulauan (Bokep) Kabupaten Banggai Laut (Balut) terutama yang bermukim di daerah pesisir pantai akhir – akhir ini resah.

Hal ini dikarenakan wilayah pesisir pantai sudah termakan atau hanyut karena abrasi. Selain rumah penduduk ada juga bangunan gedung SMAN I Bokan Kepulauan yang ikut teramcam.

Kondisi tanggul rusak parah di desa Keak, Bokan Kepulauan (Foto:Ist)

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa Keak, Gerfasius Toluon pada media ini Kamis (4/juni /2023)

Saya dan masyarakat sudah mulai resah dengan keadaan pesisir pantai desa kami yang sudah dimakan abrasi”, kata Kades Gerfasius Toluon.

BACA JUGA :  Wabup Ablit H Ilyas Launching Perdana Kapal Perintis Lintas Banggai Paisulamo dan Dungkean

Masih kata Kades, abrasi ini selalu terjadi pada musim angin Tenggara di bulan Juni sampai dengan Agustus dan musim selatan di bulan September.

“Dengan adanya abrasi pantai ini, selain rumah penduduk gedung SMAN I Bokep yang terletak tidak jauh dari pantai juga ikut terancam”, tambah Kades Keak.

Kondisi tanggul yang rusak parah di Desa Keak, Kecamatan Bokan Kepulauan (Foto:Ist)

Olehnya, Ia atas nama masyarakat meminta agar pemerintah daerah bisa membangun tanggul pantai di Desa Keak

Sementara itu seorang tokoh pemuda desa Keak Afiansah juga mengaku pihak karang taruna sudah pernah membuat tanggul sementara agar abrasi tidak terlalu parah.

Kami pihak Karang Taruna sudah pernah melakukan penanggulangan sementara dengan mengunakan karung yang diisi dengan pasir agar abrasinya tidak terlalu parah tapi itu tidak bertahan lama”, kata Alfiansah.

Dan masyarakat di pesisir pantai bisa tenang apa bila musim gelombang besar datang”, harap Alfiandah.

Follow WhatsApp Channel www.kabarbenggawi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Rekomendasi untuk Anda

Kades Kokudang dan Mantan Kades Kaukes Ditetapkan Sebagai Tersangka
Wabup Ablit H. Ilyas : Desa Sebagai Ujung Tombak Pembangunan
Ketua Dan Anggota DPRD Hadiri Launching Perdana Kapal Perintis Lintas Banggai Paisulamo dan Dungkean
Dirjen Perhubungan Darat Akui Lobi Bupati Sofyan Hadirkan Tambahan Lintas Banggai Paisulamo Dungkean
Wabup Ablit H Ilyas Launching Perdana Kapal Perintis Lintas Banggai Paisulamo dan Dungkean
Bupati Sofyan Kaepa Terima LHP Dari BPK RI Perwakilan Provinsi Sulteng
Dinilai Tidak Profesional, Polres Banggai Disomasi.
Kepala BAPPEDA Mengucapakan Selamat HUT Balut Ke 13
Berita ini 52 kali dibaca

Rekomendasi untuk Anda

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:18 WITA

Kades Kokudang dan Mantan Kades Kaukes Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:12 WITA

Wabup Ablit H. Ilyas : Desa Sebagai Ujung Tombak Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:37 WITA

Ketua Dan Anggota DPRD Hadiri Launching Perdana Kapal Perintis Lintas Banggai Paisulamo dan Dungkean

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:25 WITA

Dirjen Perhubungan Darat Akui Lobi Bupati Sofyan Hadirkan Tambahan Lintas Banggai Paisulamo Dungkean

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:42 WITA

Wabup Ablit H Ilyas Launching Perdana Kapal Perintis Lintas Banggai Paisulamo dan Dungkean

Berita Terbaru

Banggai Laut

Kades Kokudang dan Mantan Kades Kaukes Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kamis, 15 Jan 2026 - 17:18 WITA

Advertorial

Wabup Ablit H. Ilyas : Desa Sebagai Ujung Tombak Pembangunan

Kamis, 15 Jan 2026 - 08:12 WITA