Headline News

Ada Apa Dengan Satuan Pol PP Dan Damkar

BANGGAI, KABAR BENGGAWI– Satuan Pol PP dan Damkar kabupaten Banggai Laut diterpa isu tidak mengenakkan.

Dugaan Mulai dari penahanan gaji sampai dengan pemecatan anggota serta sejumlah tindakan kurang populer lainnya menyebabkan Pj. Kepala Satuan (Kasat) Pol.PP-Damkar, Moh. Luthfi Badar, dianggap terlalu berlebihan yang menjurus pada sikap kesewenang-wenangan atasan.

Tak sedikit warga yang menyayangkan bahkan cenderung memprotes kebijakan yang di ambil Luthfi.

BACA JUGA :  Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?

Sebagian diantaranya menilai, selaku pimpinan Luthfi Badar dituding kurang peka terhadap kondisi kesulitan ekonomi yang sedang melanda.

“Di jaman pak Kardi (Kasat lama) kondisinya tidak seperti ini,” ungkap sumber terpercaya media ini.

Meski di beberapa kesempatan, Luthfi Badar menyatakan bahwa kebijakan yang diambilnya adalah keputusan terbaik dan sudah sesuai prosedur namun banyak pihak mengaku tidak puas dan mempertanyakan dasar pertimbangannya.

BACA JUGA :  Kejari Balut, Musnakan 43 Barang Bukti

“Harapan mereka untuk menghidupi keluarga kemungkinan hanya pada gaji semata, mungkin ini yang kurang dipertimbangkan pimpinan,” ucap sumber.

Selain itu ada mekanisme yang harus di tempuh untuk melakukan pemecatan dan penahanan gaji anggota.

Pimpinan dalam hal ini Kasat Luthfi harusnya dapat lebih bersikap bijak dan tidak semata-mata langsung mengambil keputusan yang berimplikasi pada pemecatan.

BACA JUGA :  Kejari Balut, Musnakan 43 Barang Bukti

“Kami berharap Pak Bupati dapat meninjau kembali kebijakan pak Kasat yang menurut kami kurang elok dan tidak bijaksana. Semoga ke depan kasus seperti ini jangan sampai berkelanjutan,” harapnya. Man