Menjaga kesehatan masyarakat di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah tugas Otorita IKN. Dimulai dari menjaga makanan para pekerja dan masyarakat, Otorita IKN bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji di IKN.
Pelatihan ini merupakan kolaborasi antara Otorita IKN, Kemenkes RI, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Balai Kekarantinaan Kesehatan Balikpapan, UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Kalimantan Timur, dan Dinas Kesehatan Penajam Paser Utara. “Makanan yang sehat dapat mencegah penularan penyakit foodborne disease atau penyakit yang ditularkan melalui makanan, sementara makanan yang bergizi dapat menjaga kesehatan dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja,” kata Suwito.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi peserta, karena selain mendapatkan pengetahuan, mereka juga akan mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan untuk registrasi atau perizinan usaha restoran atau usaha makanan siap saji lainnya.
Akses di IKN
Masih terkait persiapan pelaksanaan peringatan HUT ke-79 RI di IKN Nusantara, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam rangka kunjungan kerja ke kawasan IKN, pada Selasa (7/5/2024), untuk meninjau langsung perkembangannya pembangunan serta persiapan HUT ke-79 RI yang akan digelar di IKN, menyatakan keyakinannya ihwal akses dari dan ke IKN melalui jalur yang lebih efisien.
Setibanya di Kawasan IKN, Menko Marinves langsung meninjau akses jalan tol IKN segmen 3A dan 3B melalui udara, lalu dilanjutkan meninjau akses jalan tol IKN segmen 5A, dermaga logistik IKN, serta bandara VVIP IKN melalui jalur darat.
“Kita berharap upacara 17 Agustus akan bisa dilakukan di sini, masih ada sedikit-sedikit yang kurang bagus, tapi saya kira itu masalah proses, 80 persen sudah bisa selesai sampai tanggal 17 Agustus (2024). Airport akan bisa didarati dan bisa menampung tiga pesawat sampai 17 Agustus (2024), tapi untuk selesai kira-kira satu tahun lagi,” jelas Menko Luhut.
Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono yang mendampingi kehadiran Menko Luhut menyampaikan bahwa akses logistik, seperti jalan tol, pesawat dengan membangun bandara, jembatan, menjadi hal utama dalam pembangunan. Sebab, itu akan mempercepat mobilisasi dan efisiensi waktu, terlebih target awal, yakni pada 17 Agustus (2024). “Kita tengah mempersiapkan agenda 17 Agustus-an, satu sejarah besar perhelatan Indonesia, nantinya juga akan ada acara menarik untuk memeriahkan,” ungkapnya.
Pembangunan IKN yang masif sehingga menimbulkan iklim investasi positif, disampaikan Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono. “Kami yakin melihat dengan kemajuan pembangunan IKN yang sangat signifikan ini dapat menarik minat investor, selain karena konsistensi pemerintah, juga soal manfaat investasi di IKN,” katanya.
Di akhir kunjungan, Menko Marinves bertolak ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) untuk melihat kemajuan pembangunan istana presiden, serta lapangan upacara.*

















