Sementara itu, nilai Impor Indonesia pada Mei 2024 tercatat sebesar USD19,40 miliar, turun 8,83% (yoy). Fluktuasi didorong oleh penurunan mayoritas komoditas utama impor seperti kendaraan dan bagiannya, besi dan baja, mesin dan peralatan mekanik, serta mesin dan perlengkapan elektrik. Sementara itu, berdasarkan golongan penggunaan barang, penurunan impor terjadi pada barang konsumsi, bahan baku/penolong, dan barang modal masing-masing sebesar 16,19% (yoy), 7,51% (yoy), dan 10,13% (yoy). Namun, meskipun mengalami penurunan nilai, volume impor Mei 2024 tercatat mengalami peningkatan sebesar 2,54% (yoy).
“Nilai ekspor kita bulan mei mencatat USD22,33 Miliar itu tumbuh 2,9% dan nilai impornya USD19,4 Miliar atau mengalami kontraksi 8,8%. Untuk PDB, ini berarti karena ekspor kita masih lebih besar dibandingkan impor, tentu memberikan nilai tambah terhadap GDP kita,” pungkas Menkeu. ***
Halaman : 1 2

















