Menanggapi laporan tersebut, Wapres mengapresiasi Nahdlatul Wathan atas seluruh pencapaiannya, termasuk jumlah peserta didik yang telah mencapai belasan ribu santri.
“Saya menyampaikan selamat atas berbagai prestasinya yg luar biasa saya lihat, punya santri sampai 15.000,” ucapnya.
Di samping itu, Wapres menilai tepat lokasi NW sebagai organisasi massa yang berpusat di Nusa Tenggara Barat. Hal ini dikarenakan menurutnya, pemerataan pendidikan perlu diperluas hingga ke Indonesia bagian Timur.
“Saya kira sudah betul mengambil posisi NTB, Timur Indonesia ini juga perlu dibangun, sampai ke Papua,” ujarnya.
Oleh karena itu, Wapres mengarahkan agar NW mampu mengepakkan sayap pendidikan hingga ke timur Indonesia.
“Itu saya minta Nahdlatul Wathan bisa menguasai [Indonesia] timur, [seperti] NTT, Provinsi Papua, mungkin Maluku. NTT itu yang dekat, tapi keras,” kata Wapres.
“Ke barat ya enggak apa-apa, tapi timur itu, mumpung Nahdlatul Wathan pusatnya di NTB, jadi untuk melebarkan ke timur lebih mudah, terutama NTT. Ini harus menjadi priotitas,” imbuhnya
Kemudian, Wapres juga mengapresiasi program Duta Pejuang NW sebagai upaya pemerataan pendidikan. Ia mengarahkan agar para Duta yang diutus ke Indonesia bagian timur berasal dari daerah tersebut juga.
“Saya kira bagus itu, Duta Pejuang. Utamakan di daerah-daerah timur, dan da’i-da’inya juga kalau bisa memang orang sana yang kita didik, dia yang balik ke sana, dia yang melakukan (penyebaran),” pungkasnya.***
Halaman : 1 2

















