Ia menyebut, dengan pembangunan itu, menurutnya pemerintah berhasil menurunkan biaya logistik dari sebelumnya 24 persen menjadi 14 persen di tahun 2023, dan meningkatkan daya saing dari sebelumnya peringkat 44 menjadi peringkat 27 di tahun 2024.
“Kita mampu memperkuat persatuan karena akses yang lebih merata dan berkeadilan. Selain itu, ketangguhan kita sebagai sebuah bangsa juga terbukti dari daya tahan dalam menghadapi pandemi Covid-19, dalam menghadapi perubahan iklim, dan dalam menghadapi geopolitik dunia yang semakin memanas,” jelasnya.
Ia mengatakan, capaian tersebut perlu disyukuri. Sebab, Indonesia merupakan satu dari sedikit negara yang mampu pulih lebih cepat dan terus bertumbuh di saat banyak negara lain yang tidak mengalami pertumbuhan ekonomi. Adapun pertumbuhan ekonomi Indonesia cenderung terjaga di atas 5 persen. Wilayah Indonesia Timur seperti Papua dan Maluku justru mampu tumbuh di atas 6 persen dan Maluku Utara mampu tumbuh di atas 20 persen.
Halaman : 1 2

















