Perusahaan Minyak Italia, Eni Indonesia Finalkan Investasi Proyek Gas Besar di Kalimantan Timur

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KABAR BENGGAWI-Perusahaan energi global Eni resmi mengambil Final Investment Decision (FID) untuk pengembangan proyek gas Gendalo–Gandang (South Hub) serta Geng North–Gehem (North Hub) di lepas pantai Kalimantan Timur. Keputusan investasi ini diambil hanya 18 bulan setelah persetujuan Plan of Development (POD) pada 2024, menandai percepatan pengembangan proyek gas laut dalam Indonesia.

Proyek ini memanfaatkan teknologi produksi laut dalam serta infrastruktur yang telah ada, termasuk Jangkrik FPU dan reaktivasi Train F fasilitas pencairan gas Bontang LNG Plant, sehingga mampu meningkatkan efisiensi biaya sekaligus mempercepat waktu komersialisasi gas.

Pengembangan Gendalo dan Gandang akan dilakukan pada kedalaman laut 1.000–1.800 meter dengan pengeboran 7 sumur produksi yang dihubungkan ke fasilitas Jangkrik. Sementara itu, proyek North Hub mencakup pengeboran 16 sumur produksi di kedalaman 1.700–2.000 meter, yang akan terhubung ke FPSO baru dengan kapasitas pemrosesan lebih dari 1 miliar kaki kubik gas per hari serta 90.000 barel kondensat per hari.

BACA JUGA :  Bupati Sofyan Kaepa Dorong CKG Menjangkau Desa

Secara keseluruhan, dua proyek ini memiliki potensi sumber daya sekitar 10 triliun kaki kubik gas (TCF) serta 550 juta barel kondensat. Produksi diproyeksikan pada tahun 2028 dan mencapai puncaknya pada 2029 dengan kapasitas sekitar 2 miliar kaki kubik gas per hari dan 90.000 barel kondensat per hari.

Gas yang diproduksi akan dialirkan ke darat melalui pipa untuk memasok jaringan pipa domestik serta mendukung produksi LNG di fasilitas Bontang untuk kebutuhan pasar domestik dan ekspor. Sementara itu, kondensat akan diproses dan disimpan di fasilitas FPSO lepas pantai sebelum dikirim menggunakan kapal tanker.

BACA JUGA :  Pelabuhan Bungin Resmi Dapat Izin Operasional, Pemkab Usulkan Masuk Rute Kapal Perintis

Keputusan investasi ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan gas laut dalam Indonesia dan memperkuat kemitraan antara Eni dan Pemerintah Indonesia. Volume gas dan LNG yang signifikan dari proyek ini akan mendukung ketahanan energi jangka panjang Indonesia.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyambut baik keputusan investasi tersebut. Menurutnya, FID proyek ini menjadi sinyal kuat kepercayaan investor global terhadap iklim investasi hulu migas di Indonesia. ”Keputusan investasi ini menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan produksi gas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia. SKK Migas bersama pemerintah akan terus mendorong percepatan pengembangan proyek-proyek strategis seperti ini agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi”, imbuhnya.Rabu (18 /03)

”Dengan investasi senilai US$ +15 milyar, secara paralel Eni sedang menjalankan proses tender pengadaan barang dan jasa, serta telah membeli barang yang merupakan LLI (Long Lead Item). Kemarin Managing Director Eni Indonesia telah melaporkan kepada Bapak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tentang pengumuman FID ini”, tambahnya

BACA JUGA :  Bupati Sofyan Kaepa Dorong CKG Menjangkau Desa

Selain itu, Ia juga menjelaskan proyek ini juga akan menjadi bagian dari aset yang akan digabungkan dalam kerja sama bisnis antara Eni dan perusahaan energi Malaysia Petronas, untuk membentuk perusahaan baru (NewCo) yang ditargetkan memiliki produksi lebih dari 500.000 barel setara minyak per hari pada 2029.

Eni telah beroperasi di Indonesia sejak 2001 dan menjadi salah satu produsen gas penting di kawasan Cekungan Kutai di Selat Makassar, wilayah yang kini berkembang sebagai pusat produksi gas strategis Indonesia.(*)

Follow WhatsApp Channel www.kabarbenggawi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Rekomendasi untuk Anda

Bupati Sofyan Kaepa Dorong CKG Menjangkau Desa
Pelabuhan Bungin Resmi Dapat Izin Operasional, Pemkab Usulkan Masuk Rute Kapal Perintis
Lahan Polres Banggai Laut Akan Dinilai KJPP, Hutang Pemda Terbayarkan 9,1 Miliar
Wabup Ablit. H Ilyas, Tekankan Peningkatan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah
Banggai Laut Raih Lima Penghargaan Pendidikan, Peringkat Kedua Setelah Kota Palu
Dinkes PPKB Banggai Laut Gelar Kursus Hygiene Sanitasi Bagi Penjamah Pangan SPPG
Pemkab Banggai Laut Usulkan Tambahan PLTS, Dorong Listrik 24 Jam di Tiga Kecamatan
Kejari Banggai Laut Tetapkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOP PKBM Windu Bangkep
Berita ini 74 kali dibaca

Rekomendasi untuk Anda

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:39 WITA

Bupati Sofyan Kaepa Dorong CKG Menjangkau Desa

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:39 WITA

Pelabuhan Bungin Resmi Dapat Izin Operasional, Pemkab Usulkan Masuk Rute Kapal Perintis

Senin, 28 September 2026 - 11:55 WITA

Lahan Polres Banggai Laut Akan Dinilai KJPP, Hutang Pemda Terbayarkan 9,1 Miliar

Senin, 28 September 2026 - 09:50 WITA

Wabup Ablit. H Ilyas, Tekankan Peningkatan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah

Sabtu, 26 September 2026 - 10:19 WITA

Banggai Laut Raih Lima Penghargaan Pendidikan, Peringkat Kedua Setelah Kota Palu

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Sofyan Kaepa Dorong CKG Menjangkau Desa

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:39 WITA