Bupati Sofyan saat menerima masa aksi demo di halaman kantor bupati (Purnomo/ KabarBenggawi)
BANGGAI, KABAR BENGGAWI – Ruang demokrasi harus tetap hidup, agar seluruh kekuasaan dikontrol langsung oleh masyarakat. Ruang demokrasi itu tampaknya dipahami betul Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa, itu terbukti saat masa aksi dari Aliansi Masyarakat Dodung, Kamis (14/10/2021) melakukan aksi menyampaikan aspirasi terkait anggaran pembebasan lahan perkuburan umum yang diduga digelapkan oleh oknum ASN Pemkab Banggai Laut.
Meski kasus dugaan penggelapan anggaran tersebut terjadi di tahun 2017 silam dan sudah tentu Bupati Sofyan belum menjabat sebagai Bupati. Namun, sebagai orang yang diberikan amanah oleh masyarakat, Bupati Sofyan berbesar hati menerima dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat yang dicintainya itu.
“Jangan panas-panasan kesini,” ujar Bupati Sofyan memanggil masa aksi.
Bupati Sofyan saat menerima masa aksi demo di halaman kantor bupati (Purnomo/ KabarBenggawi)
Bupati Sofyan menjelaskan, kasus itu sejak tahun 2017 silam dan saat ini Pemkab Banggai Laut dibawah pemerintahnya telah mengambil langkah konkret dengan melakukan pertemuan dengan oknum ASN tersebut. “Setelah pertemuan yang bersangkutan bersedia mengembalikan,” jelas Bupati Sofyan.
Ada dua cara pengembaliannya, ujar Bupati, satu dengan mengembalikan langsung kepada panitia perkuburan dengan sepengetahuan Pemkab, atau yang kedua dikembalikan dulu ke Pemkab lalu Pemkab serahkan ke panitia perkuburuan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















