Headline News

Pemda Balut Dinilai Abaikan Maklumat Polri, Ini Jawaban Kabag Prokompi

Foto Mislan Rasyid

BALUT, KABAR BENGGAWI – Ditengah-tengah maraknya Virus Corona atau Covid -19 Kepolisian RI mengelurkan maklumat untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatakan banyak orang, namun hal ini pemerintah Kabupaten Banggai Laut (Balut) dinilai mengabaikannya. Dalam akun facebook milik Prokompi
pemda Balut terlihat Bupati dan tim Covid -19 melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahaan Covid-19 di Kecamatan Bangkurung. Selasa (24/03).

Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Banggai Laut Mislan Rasyid kepada wartawan menjelaskan, tidak mungkin hanya jajaran kepala dinas yang turun lapangan hingga ke kepulauan, tetapi bupati yang harus menyampaikan secara langsung terkait Covid-19. “Kadis turun secara sendiri tidak mungkin, pasti dengan bupati,” katanya.

BACA JUGA :  Polsek Banggai Berkurban

Selama ini, kata dia, Kecamatan Labobo, Bangkurung, dan Bokan Kepulauan, belum tersentuh oleh pemerintah daerah sejak mewabahnya Covid-19. “Setelah saya dikirim gambar dan lihat, ini hanya tim khusus yang ada di wilayah kecamatan, mungkin ada pembentukan tim,” jelas dia. “Intinya bupati turun untuk menyosialisasikan itu,” imbuhnya.

Terkait dengan maklumat Kapolri, ujar dia, pemerintah daerah turun ke wilayah karena tiga pulau itu belum tersentuh sosialisasi. Pertemuan tim Gugus Covid-19 di ibu kota kabupaten, yang selalu hadir hanya camat-camat di Pulau Banggai atau terdekat. “Tiga kali rapat di sini, mereka tidak hadir,” ucap dia.

BACA JUGA :  Bupati Sofyan Kaepa Buka Bimtek Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha

Lanjut dia, pertemuan yang tidak terkait dengan Covid-19 memang dilarang. Namun, jika mengundang beberapa orang untuk membahas Covid-19 tidak masalah. “Kalau Cuma masalah kegiatan dinas itu tidak bisa, dilarang,” terangnya.

Foto Maklumat Polri 19/03

Foto Maklumat Polri 19/03

Adhi Warga Banggai mengatakan, Kegiatan tatap muka yang digelar Pemda hanya sebagai agar terlihat bekerja dalam penanganan ini, tapi tidak konkrit terlihat pada upaya penanganannya, Pemda mesti bergerak dengan langkah – Langkah konkrit. ” Kunci mati saja perhubungan laut kita yang setiap Minggu masih menjadi akses besar orang datang dan pergi,” kata Adhi Man