Namun karena pembahasan APBD perubahan belum selesai, maka pelaksanaannya dimundurkan hingga 25 Oktober.
“Makanya saat ini saya optimis persiapan sudah sangat maksimal dan MTQ ke-VII ini akan dibuka langsung bapak Haris Jotolembah, Pj. Bupati Balut,” tambahnya.
Terkait kewaspadaan pandemi, Syarifuddin mengaku sudah menyurati Satgas Penanganan COVID-19 agar menurunkan personil saat perhelatan MTQ nanti.
Dikhabarkan pembukaan acara yang dijadwalkan malam hari sempat jadi sorotan Pj. Sekda, Idhamsyah Tompo.
Panglima ASN Balut itu meminta agar pembukaan dimulai agak siang guna memudahkan pengawasan kerumunan massa.
Namun ketua Panitia, Syafruddin Sapa, bersikukuh bahwa bila pembukaan dilaksanakan siang hari, faktor cuaca akan menjadi halangan bagi peserta khususnya anak-anak.
Selain itu kata dia, acara pembukaan bakal dimeriahkan pertunjukan tertentu yang lebih pas digelar malam hari seperti tarian kolosal dengan sistem lighting (pencahayaan, red) yang telah dipersiapkan panitia setempat dengan dana cukup besar.
“Jadi pembukaan tetap malam hari dan pak Bupati sudah siap untuk membukanya,” pungkas Syarifuddin. SBT
Halaman : 1 2

















