Harga Tanah Melambung, Pemkab Balut Akan Naikan NJOP

Jalur II Kabupaten Banggai Laut (Foto: Purnomo Lamala/ KabarBenggawi)

kb pelantikan

BANGGAI, KABAR BENGGAWI – Kenaikan harga tanah yang tak terkendali di sejumlah kawasan di Kabupaten Banggai Laut membuat pemerintah berencana ikut menaikan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Padahal daerah ini belum memiliki aktivitas perekenomian yang tak ramai.

Saat ini harga NJOP daerah ini hampir mirip dengan sejumlah tempat di daerah tetangga yang memiliki pertumbuhan ekonomi di atas 10 persen.

Pelantikan random

Penentuan harga NJOP oleh pemerintah Kabupaten Banggai Laut yakni melihat transaksi jual beli yang dilakukan per orangan pada tahun-tahun sebelumnya. “Disesuaikan dengan harga jual beli tanah,” terang salah seorang staff di BPKAD Kabupaten Banggai Laut

Dasar itu yang dijadikan patokan, misalnya melambungnya harga tanah di jalur II terindikasi karena kawasan ini akan menjadi pusat kota, sebab telah disiapkan lahan untuk kepolisian resort, BPS, hingga sejumlah perkantoran daerah.

Rp 243.000 per meter persegi. Apabila membeli ukuran 20 X  15 meter persegi sebesar Rp 72.900.000. Tingginya NJOP di kawasan jalur II membuat penjualan tanah membumbung tinggi, temuan media ini lahan kavling berukuran 10 X 15 meter persegi dijual Rp 150 juta. Sementara itu, Informasi yang dihimpun, NJOP di Desa Tontouan, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai sebesar Rp 250.000 per meter persegi. Hanya terpaut Rp 7.000 dengan NJOP di kawasan Jalur II Banggai Laut.

Meski pemerintah kabupaten belum memiliki skema untuk memenuhi kebutuhan papan dan cenderung kemahalan, harga NJOP rencananya akan terus dinaikan.

Kepala BPKAD Kabupaten Banggai Laut Idhamsyah Tompo menerangkan, rencana kenaikan NJOP tengah digodok. Hal ini agar masyarakat tidak terbebani di masa Covid-19. Namun, ia mengakui hal itu dibutuhkan daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. “Ini yang kita masih rapatkan lagi. Psikologi ini yang kita jaga,” ungkapnya. NOMO

Baca juga :  KASN Apresiasi Pemkab Banggai Laut Dalam Penerapan Sistem Merit
error: Content Kami Lindungi !!!