“Terkait program perlindungan sosial dan sembako, ini juga terus dilakukan [percepatan] dan Mei dan Juni akan dibayarkan di awal bulan Mei. Kemudian bantuan sosial berupa beras, ini sedang dalam pematangan, 10 kilogram dengan sasaran peserta Kartu Sembako non PKH [Program Keluarga Harapan],” papar Airlangga.
Kemudian, ditambahkan Ketua KPCPEN, juga diadakan Program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) Ramadan yang akan dilaksanakan selama 5 hari menjelang Idulfitri (H-10 sampai H-6). “Ongkos kirim ditanggung oleh pemerintah ataupun platform digital,” ujarnya.
Dalam keterangan persnya, Airlangga juga memaparkan bahwa pada bulan April 2021 terjadi peningkatan pertumbuhan belanja nasional yang cukup tajam.
“Dari hasil monitor data big data dari perbankan, sudah terlihat pertumbuhan belanja nasional di bulan April, mengalami kenaikan yang cukup besar di mana tumbuh 32,48 persen (year-on-year/YoY) untuk yang non-seasonally adjusted dan 13,11 persen (YoY) untuk yang seasonally adjusted,” ungkapnya.
Selain capaian Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Maret 2021 yang mencatatkan rekor tertinggi di level 53,2, sektor industri juga mencatatkan pertumbuhan penerimaan yang cukup signifikan.
“Penerimaan sektor industri, ini mengalami kenaikan, yaitu tumbuh 10,26 persen (YoY), itu untuk non-seasonally adjusted dan 1,46 persen (YoY) yang seasonally adjusted,” ujar Airlangga. (FID/UN)
Halaman : 1 2

















