Headline NewsNasional

Wabup Himbau Dishub Layani Masyarakat Dengan Baik

Sekdis Perhubungan : Transportasi Banggai Bersaudara Tetap Jalan

BANGGAI, KABAR BENGGAWI – Wakil Bupati Banggai Laut Ablit H. Ilyas memimpin rapat koordinasi perhubungan menjelang mudik lebaran, Senin (26/4).

Dalam arahannya Wabup menjelaskan, kendaraan saat Ramadhan saat ini hingga menjelang lebaran arus penumpang dan kendaraan sangat over kapasitas. “Intinya bagaimana kita mempersatukan presepsi,” ujarnya.

Ia mengarahkan pemerintah daerah memiliki tujuan bagaimana melayani masyarakat itu sendiri. “Kita melayani bagaimana masyarakat senang,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Doni Siwi menjelaskan, untuk angkutan swasta ketiga Kabupaten Banggai bersaudara yakni Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut tetap beroperasi tak ada pelarangan. “Kita satu zona, hingganya tak ada larangan,” tuturnya kepada Kabar Benggawi di Aula kantor Bupati seusai rapat itu.

BACA JUGA :  Presiden Jokowi Lepas Kontingen Indonesia ke Olimpiade 2024 Paris

Doni menjelaskan kapal very penyebarangan Banggai-Bonito-Luwuk akan terakhir beroperasi di tanggal 6 April 2021 dan ini berlaku secara nasional, Namun pihaknya masih menunggu arahan dari gubernur Sulawesi Tengah.

“Gubernur juga punya kewenangan untuk mengatur itu,” tandasnya.

Sebelumnya Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 RI mengeluarkan Adendum Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian PenyebaranCorona Virus Disease 2019 (COVID-19) Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

BACA JUGA :  Sah! Bupati Sofyan Kaepa Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa jadi 8 Tahun

Adendum yang ditandatangani Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo pada tanggal 21 April 2021 ini mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei – 24 Mei 2021). Sementara selama masa peniadaan mudik 6 – 17 Mei 2021 tetap berlaku SE Satgas Nomor 13 Tahun 2021.

“Adendum SE ini berlaku efektif mulai tanggal 22 April sampai dengan tanggal 5 Mei 2021 dan 18 Mei sampai dengan tanggal 24 Mei 2021, serta akan ditinjau lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan/atau perkembangan situasi terakhir di lapangan,” ujar Doni Monardo

BACA JUGA :  Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan di Papua Nugini dan Afganistan

Adendum diterbitkan dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran COVID-19, di mana pada bulan Ramadan dan semakin mendekati Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 H, terdapat peluang peningkatan mobilitas masyarakat, baik untuk kegiatan keagamaan, keluarga, maupun pariwisata yang akan meningkatkan risiko laju penularan COVID-19. (NOMO)