Satgas Waspada Investasi Kembali Temukan 86 Platform Pinjaman Online Ilegal

- Jurnalis

Jumat, 7 Mei 2021 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KABAR BENGGAWI – Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dalam operasionalnya mencegah kerugian masyarakat hingga April kembali menemukan 86 platform fintech peer to peer lending ilegal dan 26 kegiatan usaha tanpa izin yang berpotensi merugikan masyarakat.

Rincian kegiatan yang dilakukan 26 entitas investasi ilegal tersebut melakukan kegiatan money game sebanyak 11 entitas, investasi cryptocurrency tanpa izin 3 entitas, penyelenggara sistem pembayaran tanpa izin 1 entitas, penyelenggara pembiayaan tanpa izin 2 entitas, dan 9 kegiatan lainnya.

BACA JUGA :  Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing menyampaikan, satgas yang terdiri dari 13 kementerian dan lembaga ini akan terus melakukan patroli siber rutin yang frekuensinya akan terus ditingkatkan sejalan dengan masih banyaknya temuan fintech lending dan penawaran investasi ilegal melalui berbagai saluran teknologi komunikasi di masyarakat.

Kepada masyarakat, Satgas meminta untuk semakin waspada terhadap penawaran dari entitas pinjaman online dan investasi ilegal yang memanfaatkan momentum menjelang Lebaran.

Fintech lending dan penawaran investasi ilegal ini masih tetap muncul di masyarakat. Menjelang Lebaran dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan agar tidak menjadi korban,” ujar Ketua Satgas.

BACA JUGA :  Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?

Tongam mengatakan, pihaknya selalu berusaha mengingatkan masyarakat agar sebelum memanfaatkan fintech lending dan mencoba berinvestasi harus memahami legalitas atau izin dari perusahaan itu dan melihat logika dari penawaran keuntungan yang ditawarkan sesuai dengan nilai yang wajar.

“Terlebih lagi menjelang lebaran ini masyarakat mendapatkan THR sehingga diharapkan tidak menempatkan dana THR tersebut pada penawaran-penawaran investasi ilegal,” tuturnya.

Berita Terkait

Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?
Sah! Bupati Sofyan Kaepa Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa jadi 8 Tahun
Dinilai Berhasil Terapkan Transformasi SDM Pendidikan, Pemkab Banggai Laut Diganjar Penghargaan Kemendikbudristek RI
Anggaran Sewa Sekretariat Mahasiswa di 6 Kota Dicoret Pemkab Banggai Kepulauan
Hanya 13 Anggota DPRD Yang Hadir, Paripurna Pembahasan Raperda LPJ dan Belanja Daerah Tahun 2023 Disetujui
Bupati Sofyan Kaepa Hadiri Rakor Forkopimda Se-Sulteng, Bahas Keamanan Pilkada 2024
Sekda Ruslan Tolani Mediasi Pembukaan Palang Kantor Desa Tinakin Laut
PAD Dikebut, TPI Mato Kini Dikelola Pemkab Banggai Laut
Berita ini 0 kali dibaca
Komentar

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 16:20 WITA

Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?

Selasa, 9 Juli 2024 - 09:32 WITA

Sah! Bupati Sofyan Kaepa Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa jadi 8 Tahun

Jumat, 5 Juli 2024 - 23:11 WITA

Dinilai Berhasil Terapkan Transformasi SDM Pendidikan, Pemkab Banggai Laut Diganjar Penghargaan Kemendikbudristek RI

Jumat, 5 Juli 2024 - 13:18 WITA

Anggaran Sewa Sekretariat Mahasiswa di 6 Kota Dicoret Pemkab Banggai Kepulauan

Jumat, 5 Juli 2024 - 13:14 WITA

Hanya 13 Anggota DPRD Yang Hadir, Paripurna Pembahasan Raperda LPJ dan Belanja Daerah Tahun 2023 Disetujui

Berita Terbaru

Pria curi peralataan speedboat dibekuk Polisi (Istimewa)

Kriminal

Apes! Curi Peralatan Speedboat Pria di Luwuk Dibekuk Polisi

Kamis, 18 Jul 2024 - 10:38 WITA