Meski demikian, Bupati Sofyan harus berani mengambil peran lebih besar dalam menekan laju penyebaran pagebluk ini dengan cara mengoreksi kinerja satgas Covid-19 yang kibang kibut itu, agar publik tak menilai pemerintah tidak becus menekan angka kasus terinfeksi virus corona. Ditambah lagi, saat ini pelan-pelan kepercayaan publik tergerus seiring meroketnya tenaga kesehatan yang terinfeksi.
Anggota DPRD dari partai NasDem itu membeberkan saat ini banyak tenaga kesehatan yang telah terinfeksi virus corona. “Saat ini belum ada korban meninggal dari tenaga kesehatan, yang ada baru masyarakat umum,” ungkapnya.
Jika tenaga kesehatan banyak yang terinfeksi virus corona imbasnya pelayanan kesehatan akan menjadi sangat kalang kabut. Buktinya per 29 Juli 2021 UPT RSUD Banggai telah mengeluarkan surat pemberitahuan tidak lagi melayani pasien rawat inap hingga waktu yang tidak ditentukan dikarenakan 24 orang tenaga kesehatan dan staff di UPT RSUD tersebut terinfeksi corona.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain rumah sakit, di Puskesmas Banggai. tenaga kesehatan yang terinfeksi virus corona ada 8 orang. “Saya konfirmasi langsung, dan saat ini tenaga kesehatan yang memiliki kontak erat bakal menjalani test swab,” tukasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rachman Pattiwael Anggota DPRD dari partai PDIP meminta UPT RSUD dan Puskesmas Banggai segera di lockdown sementara waktu untuk dilakukan penyemprotan. “Tolong pak Sekda disampaikan ke pak Bupati,” tandasnya. NOMO
Halaman : 1 2

















