Pemuda asal Kecamatan Bangkurung ini juga memberikan gambaran konsep pembangunan berkelanjutan SDGs di
tingkatan Desa yang di ejewatahkan ke dalam 18 program.
“Tentu bukan hanya sekedar program kerja tapi lebih pada mendorong desa menyiapkan dirinya sebagai garda depan yang memastikan kehidupan masyarakat tetap baik ditengah wabah Covid-19 yang berkepanjangan ini dan mempersiapakan loncatan pembangunan yang progresif dalam menghadapi perubahan sistem secara global ke depan,” tandasnya.
Tidak hanya itu, sela Faru, 18 Program SDGsDesa juga hadir sebagai tawaran resolusi kesejahteraan kepada semua kelompok masyarakat di desa. Bagi Mereka yang nelayan, petani, ibu rumah tangga, pekerja serabutan, pemuda, pendidik, tokoh agama, adat dan masyarakat umum lainnya akan lebih professional menjadi pemilih.
“Olehnya itu memilih kepala desa yang bervisi dan misi berdasarkan kebutuhan kesejahteraan kelompok-kelompok mereka dengan menghilangkan politik identitas yang mendarah daging pada setiap proses politik di tingkat desa,” sarannya.
Pemerintah Desa merupakan perpanjangan tangan dari negara dalam hal mengurus masyarakatnya dan memiliki peranan yang besar, maka ketika calon nahkoda pemerintahan desanya gagal menerjemahkan substansi SDGsDesa tersebut sudah pasti akan memberikan
dampak buruk bagi masa depan desa.
Hal ini berlaku juga di Banggai Laut dimana dari 63 Desa ada sekitar 30 Desa melaksanakan Pilkades serentak, tentu momentum kali ini berbeda dari tahun sebelumnya, selain pelaksanaanya di tengah wabah yang memaksakan prosesnya harus berprotokol kesehatan dan para kandidat calon kepala desa menyusun visi dan misi harus memahami tujuan pmbangunan desa yang substansial yaitu merujuk pada 18 program SDGsDesa tersebut.
Apalagi semangat pembangunan Pemerintah Daerah yang berbasis pada Kearifan Lokal yang Berbudaya telah memberikan harum harapan bagi seluruh desa. Mulai dengan pemenuhan kebutuhan nelayan di desa, investor ubi kayu, hingga percepatan pembangunan Bandara udara. Ini salah satu bukti begitu singkronnya Pembangunan Daerah dan realisasi pembangunan berkelanjutan SDGsDesa. Hal itu harus diperhatikan calon kepala desa dalam semangat berdesa khususnya 30 desa yang melaksanakan Pilkades serentak.
“Saya selaku ketua Sahabat Desa Nusantara berharap kepada setiap calon kepala desa yang akan bertarung harus menyusun visi misi yang sesuai dengan program kerja Bupati Sofyan Kaepa,” tandasnya.*(NOMO)
Halaman : 1 2

















