Desa yang masuk dalam kegiatan PTSL, untuk pengukurannya Desa Gonggong, Desa Kendek, Tolokibit, Labuan Kapelak dan Paisu Mosoni. “Hingga saat ini kita sudah melaksanakan pengukuran sekitar 652 bidang,” tutur lulusan STPN Yogyakarta itu.
Disisi lain, kata dia, terkait Redistribusi Tanah tahun 2022 pihaknya mendapatkan 1.500 bidang dan saat ini tengah melakukan pengukuran di Desa Dangkalan dan Desa Pasir Putih. “Totalnya 281 bidang dari total target 1.500 bidang,” katanya.
Tidak hanya, pengukuran dan sertifikat tanah, di BPN juga memiliki program Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan serta Pemanfaatan Tanah atau IP4T yang mana ditargetkan 1.000 bidang. “Itu ada di Lampa, Lompio, Kokini dan Potil Pololoba, hasil dari IP4T berupa map mini atau dokumen potensi desa contohnya di Kelurahan Tano Bononungan sudah ada itu,” jelas dia.
Meski demikian, untuk menunjang aktivitas kinerja yang bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), BPN Banggai Laut melaksanakan Zona Integritas yang merupakan satuan dari Reformasi Birokrasi Bersih yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia untuk mencegah korupsi dan menuju perubahan yang lebih baik. Pembangunan Zona Integritas serius dilakukan Kementerian ATR/BPN untuk menciptakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melayani, profesional dan terpercaya.
Dengan letak geografis Banggai Laut yang terdiri dari pulau-pulau, untuk menunjang itu BPN Banggai Laut meluncurkan program Pelayanan Informasi Pertanahan atau PELITA.
“Program Pelita digagas oleh salah satu staf kami dan telah launcing dengan Pak Bupati, jadi intinya masyarakat yang ingin mengetahui informasi mengenai pembuatan sertifikat dan layanan di Kantor Pertanahan bisa menghubungi di hotline itu,” tandasnya. (NOMO)
HOTLINE Pelita BPN Banggai Laut : +62823-1613-0003.
Halaman : 1 2


















