PALU, KABARBENGGAWI – Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan stadion Banggai Laut terus bergulir. Kali ini Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) kembali melakukan penahanan kepada Pejabat Eselon II di lingkungan Pemda Banggai Laut.
Kejati Sulteng kembali menahan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banggai Laut inisial BM yang dilakukan penahanan atas perkara dugaan korupsi Pembangunan Stadion Balut.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulteng, Reza Hidayat S.H., M.H., menyebutkan bahwa Penyidik Kejati Sulteng telah melakukan penahanan terhadap Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banggai Laut inisial BM sebagai tersangka dugaan korupsi pembangunan stadion Banggai Laut Tahun 2020 dengan nilai anggaran sebesar Rp.2.900.000.000,- .
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penahanan di lakukan pada Kamis, (11/08/2022) pukul 14.45 wita,” ujar Reza dalam rilis pers yang diterima KabarBenggawi.
Dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banggai Laut, BM adalah Pengguna Anggaran (PA) merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam perkara dugaan korupsi pembangunan stadion Banggai Laut dengan anggaran sebesar Rp.2.900.000.000,- (dua milyar sembilan ratus juta rupiah) yang bersumber dari APBD Kabupaten Banggai Laut.
Reza menandaskan, BM ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Nomor: PRINT- 05/P.2.5/Fd.1/08/2022, tanggal 11 Agustus 2022 untuk 20 hari ke depan terhitung sejak tanggal 11 Agustus 2022 sampai dengan tanggal 30 Agustus 2022 dan mengulangi tindak pidana sesuai dengan Pasal 21 ayat (1) KUHAP.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















