
Dalam masyarakat Banggai dikenal dengan istilah “Montolutusan” atau persaudaraan yang menjadi sebuah pandangan hidup “mian’ banggai. Namun montolutusan tak ubahnya hanya menjadi hanya sebatas jargon, slogan, maupun simbol yang digunakan untuk bersolek. Pada kenyataannya persaudaraan masih
dipandang sebagai sebuah tujuan bukan cara/sarana mencapai visi.
Pemahaman montolutusan seperti ini mengarahkan kita tak mengenal batas moral sosial dan hukum tak jarang diantara kita melakukan pemufakatan untuk kejahatan, maling duit rakyat untuk dirinya.
Tidak hanya itu, Andra Hasyim berharap kelompok silaturahmi para Alumnus di Banggai Laut merupakan pertemuan awal untuk merajuk kembali perkawanan.
Kedepan, mesti ada contoh kebersamaan yang memiliki asas manfaat. Agar budaya baik Kameradship tidak hilang dan terdegradasi, dibutuhkan kesadaran kolektif dari kita semua dalam menjaganya, segala perbedaan dipandang sebagai kenyataan yang memiliki hukumnya sendiri, supaya kita tidak terjebak pada batasan yang nantinya membuat kita segan untuk mengkritik kesalahan dan membuat kita takut menuntut pertanggungjawaban atas kejahatan,
One Song One Struggle…. (***)
Halaman : 1 2

















