Meski Demikian, ketika La Ongke mengkonfirmasi box ikan yang dicatat saat monitoring Selasa 15 Agustus 2023, ada ketidakcocokan data antara Dinas Perikanan dan catatan sejumlah anggota DPRD.
Misalnya ambil contoh ada salah satu pengusaha ikan menurut catatan Dinas Perikanan hanya 14 box, padahal catatan Anggota DPRD ada 205 box yang dikirim ke luar daerah.
“Nah ini kan, data yang tidak terkonfirmasi, tidak perlu panjang lebar,” tukas La Ongke tajam.
“Itu data yang kami dapatkan saat jelang sore hari, tidak tau dari pagi sudah bongkar muat, ini satu kasus saja, jadi kita dibohongi ini, saya tidak tau petugas dilapangan yang bohongi bapak atau bagaimana, pastinya jadi perhatian,” sela Paku sapaan akrab Patwan Kuba.
“Sudah tidak betul ini,” timpalnya.
Tak hanya itu, Mursalam yang juga ikut ketika monitoring mengatakan, ada satu kapal bermuatan penuh box ikan yang menuju Kendari Sulawesi Tenggara namun sayangnya tak tercatat ketika berangkat.
“Perlu pengawasan dan pengawalan ketat agar kejadian saat ini tidak menyebabkan kebocoran PAD,” pungkasnya.
Penulis : Nomo
Editor : –
Halaman : 1 2

















