Headline News

Kadis Dinkes-PPKB Zulkifli Panggato : Kampung KB Perlu Intervensi Lintas Sektor

BANGGAI, KABAR BENGGAWI-Sinergitas menyukseskan program kampung keluarga berencana (KB) perluh mendapat perhatian lintas sektor hal ini di sampaikan oleh kadis Dinkse-PPKB Zulkifli Panggato.
Rabu (16/08/2023).

“Kampung KB ini tidak bisa hanya BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana) sendiri yang terlibat di dalam Kampung KB, namun juga harus ada intervensi dari lintas sektor terkait”, ujarnya

Ia juga menyampaiakan bahwa pada kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) serta pembentukan Rumah Data Kependudukan (RDK) terintegrasi di Kampung KB yang digelar di ruang pertemuan Dinkes-PPKB pada

BACA JUGA :  Kejari Balut, Musnakan 43 Barang Bukti

Hal senada diungkap oleh Ketua Tim Kerja Pengendalian Penduduk (Dalduk) Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Muh. Rosni, SE., M.Si dimana Inpres (Instruksi Presiden) No. 3 telah mengatur wajibnya pencanangan Kampung KB dan keterlibatan lintas sektor.

“Sesuai Inpres No. 3 tahun 2022 tentang optimalisasi penyelenggaraan Kampung KB, maka semua desa di Banggai Laut wajib dicanangkan dan 13 lintas sektor wajib intervensi Kampung KB”, terangnya.

BACA JUGA :  Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?

Anggota Tim Kerja Dalduk, Tanti Alrizda, menambahkan agar Kampung KB yang sudah ada tetapi masih berklasifikasi dasar dapat meningkatkan klasifikasinya.

“Kampung KB di Kabupaten Banggai Laut yang sudah ada tetapi masih berkelasifikasi dasar dimohon untuk meningkatkan klasifikasi yang dari dasar jadi berkelanjutan”, imbaunya.

Yuniar Nurussifa, sebagai Anggota Tim Kerja Dalduk, mengharap agar semua Kampung KB miliki RDK.

BACA JUGA :  Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?

” RDK di Banggai Laut ada 9 dari 15 Kampung KB dan baru 4 yang berklasifikasi paripurna dan saya harapkan semua Kampung KB harus ada Rumah Data serta menaikan klasifikasinya”, jelasnya.

Pada kesempatan ini dibahas juga mengenai PESAT (Pojok Edukasi Kependudukan untuk Masyarakat) yang terintegrasi dengan kampung KB dan RDK, serta dihimbau untuk membuat kegiatan di dalamnya seperti penyuluhan, Dakdikduk (Diskusi Asyik Pendidikan Kependudukan). Man