Headline News

Rembuk Stunting, Bupati Sofyan Apresiasi TPPS

BANGGAI, KABAR BENGGAWI  – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB (Dinkes-P2KB) gelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Evaluasi dan Pelaporan Kegiatan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Mitra Kerja Lainnya tingkat Kab Banggai Laut, tahun 2023, bertempat di ruang pertemuan umum hotel Carabella, Banggai, Rabu (30/8/2023).

Acara yang dikemas sebagai Rembuk Stunting tingkat kabupaten Banggai Laut itu bertujuan sebagai ajang evaluasi hasil-hasil kerja TPPS dan mitra kerja untuk mendapat gambaran menyeluruh terkait pencapaian dan hambatan atau kelemahan-kelemahan program yang ditemui di lapangan serta sistem pelaporan yang lebih terintegrasi.

BACA JUGA :  Gawat! Berakhir Masa Tugas, Pj Bupati Banggai Kepulauan Terjadi Kekosongan ?

Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa yang membuka langsung kegiatan menyatakan upaya menurunkan potensi stunting jadi tanggungjawab semua stakeholder termasuk Kepolisian dan Kementerian Agama.

“Yang diharapkan adalah prosentase prevalensi stuntingnya jangan naik lagi,” ujar dia.

Pada uraian panjangnya, Sofyan Kaepa menilai fenomena pergaulan remaja dan anak dibawah umur jadi faktor yang perlu mendapat perhatian.

Pasalnya, jika terjadi “kecelakaan”
(istilah Sofyan Kaepa merujuk kasus kehamilan pranikah, red) maka bayi dari pasangan tersebut berpotensi menambah deretan panjang suspeck penyebab stunting.

Pernyataan tersebut cukup masuk akal mengingat kalangan remaja dengan tingkat pengetahuan yang minim ditambah sumber penghasilan yang tidak memadai dan lain-lain kekurangan pada akhirnya pasti akan sangat memengaruhi asupan gizi dan kualitas pertumbuhan anak.

BACA JUGA :  Kejari Balut, Musnakan 43 Barang Bukti

“Makanya, kami juga sudah kerjasama dengan Kemenag dan Pengadilan Agama dalam hal menekan kecenderungan pernikahan dini,” lanjut Bupati.

Dijajaran Kepolisian dalam hal ini satuan Polsek Banggai-pun, kata Sofyan, telah menggiatkan patroli malam di tempat-tempat yang dianggap rawan terjadinya kasus “kecelakaan”.

“Saya mewakili pemerintah Banggai Laut dan secara pribadi dan keluarga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan dan kerjasama semua pihak yang telah membantu pencapaian target penurunan prevalensi Stunting,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kejari Balut, Musnakan 43 Barang Bukti

Diketahui, di bawah kendali kebijakan Sofyan Kaepa, Banggai Laut mendapat penghargaan sebagai peringkat pertama Kabupaten se-Sulteng yang berhasil menurunkan prevalensi Stunting di angka 6,1%.

“Di tingkat nasional, kita di posisi peringkat kedua setelah kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan,” tandas Sofyan.

Rakor tersebut ditutup dengan penandatanganan berita acara komitmen bersama penanggulangan Stunting antara Bupati Sofyan Kaepa dan DPRD Balut yang diwakili Patwan Kuba, wakil ketua l DPRD.