Pasalnya, sudah dua pekan para nelayan itu tak bisa beroperasi, sehingga berdampak buruk bagi ekonomi rumah tangga mereka.
“Kami berharap pemerintah dapat mengatasi kelangkaan BBM ini supaya kita bisa melaut agar dapat memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga,” timpalnya.
Sekedar diketahui harga Pertalite di Tinangkung Selatan minggu ini telah mencapai Rp18.000/botol naik dari harga normal Rp13.000. Sementara itu, harga Pertamax naik menjadi Rp20.000/botol.
Penulis : Nomo
Halaman : 1 2


















