Sementara itu, Kepala Bandara Syukuran Aminuddin Luwuk yang juga Satuan Pelayanan (Satpel) Bandara Banggai Laut Nurul Anwar mengatakan pembangunan Bandara Banggai Laut telah dimulai sejak 2019, dan akan mulai beroperasi pada triwulan ketiga 2024.
Nurul menuturkan bandara tersebut akan menjadi pusat konektivitas vital bagi pengembangan ekonomi, pariwisata, dan pertumbuhan wilayah.
“Saat ini masih dalam tahap awal, dengan panjang runway 1.200 x 30 meter yang hanya dapat didarati oleh pesawat Grand Caravan atau ATR72 Terbatas, rencananya akan dapat didarati oleh pesawat berjenis ATR72, sehingga mampu meningkatkan mobilitas dan konektivitas udara di wilayah ini,” jelas Nurul.
Ia mengatakan terminal bandara seluas 1.400 meter persegi diproyeksikan mampu menampung hingga 39.000 penumpang per tahun, untuk memberikan layanan yang nyaman dan efisien bagi para pengguna jasa transportasi udara khususnya bagi warga Banggai Laut dan sekitarnya.
“Kehadiran Bandara Banggai Laut merupakan bukti komitmen pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur dan konektivitas di seluruh Indonesia, serta memberikan peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Sulawesi Tengah,” ujar Nurul. (Antara)
Halaman : 1 2


















