Terkait hal tersebut, ia bahkan memberikan kewenangan kepada menterinya untuk mengganti pejabat yang tidak mampu bekerja dengan baik.
Dalam arahannya, Presiden juga menekankan pentingnya mengenai swasembada pangan dan energi untuk menghadapi tantangan global.
“Swasembada pangan itu prioritas dasar karena situasi global, perang besar bisa pecah setiap saat,” ungkapnya.
Hal ini menunjukkan kesadaran pemerintah akan risiko geopolitik yang dapat memengaruhi ketahanan pangan Indonesia.
Presiden juga mengajak kepada seluruh jajaran kabinet untuk bekerja keras dan fokus pada pembangunan ekonomi dalam negeri, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan program penegakan hukum yang tegas.
Halaman : 1 2

















