BANGGAI, KABAR BENGGAWI – PT Panca Amara Utama (PAU) terus menjaga kelestarian lingkungan dan keanegaraman hayati burung maleo, dengan kekonsistenan itu PT Panca Amara Utama mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Banggai Laut dan masyarakat adat Batumondoan Banggai (Kerajaan Banggai) atas dedikasi perusahaan yang selama ini telah berjasa melaksanakan konservasi burung endemik tersebut.
Penghargaan itu diserahkan langsung Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa pada malam puncak Festival Tumbe, Selasa (4/12/2023).
Hermawan Adi Santoso Manager External Relation dan Security PT Panca Amara Utama menyampaikan konservasi yang dilaksanakan pihaknya dimulai tahun 2016 silam dan saat ini telah melepas liar sebanyak 325 ekor burung maleo.
“Tak hanya penangkarannya, kami juga saat ini tengah mengembangkan riset bersama akademisi, pak Prof Mobius Tanari,” ujar Adi.

Mewakili perusahaan Hermawan merasa bangga dengan upaya yang selama ini dikerjakan pihaknya mendapat apresiasi dari Pemerintah Daerah, Ia menyebut PT Panca Amara Utama tidak hanya menjaga konservasi burung maleo namun menjaga konservasi adat ritual Mombawa Tumpe oleh masyarakat adat Batui dan Malabot Tumbe oleh masyarakat adat Banggai.
“Paradigmanya ketika kami melaksanakan konservasi Maleo otomatis secara tidak langsung kami melestarikan adat masyarakat Batui dan Banggai, disisi lain event ini telah masuk Kalender Nasional (KEN) dan ini telah menjadi warisan budaya,” katanya.
“Kami merasa bangga mendapat apresiasi juga dari masyarakat adat,” imbuhnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















