Presiden Jokowi: Mari Utamakan Keselamatan Bersama dengan Tidak Mudik

- Jurnalis

Jumat, 16 April 2021 - 23:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABAR BENGGAWI – Ramadan dan Idulfitri 1442 Hijriah/2021 masih dilalui umat muslim di tengah pandemi, oleh sebab itu upaya pencegahan penyebaran wabah COVID-19 harus terus dilakukan. Dalam upaya tersebut, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pelarangan mudik pada libur Lebaran tahun ini, yang berlaku sejak 6 hingga 17 Mei 2021.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk mengikuti kebijakan pemerintah ini sebagai bagian dari ikhtiar atau usaha memutus penyebaran COVID-19.

BACA JUGA :  Bupati Sofyan Kaepa Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA

“Saya mengerti kita semuanya pasti rindu sanak saudara di saat-saat seperti ini, apalagi di Lebaran nanti, tapi mari kita utamakan keselamatan bersama dengan tidak mudik ke kampung halaman. Mari kita isi Ramadan dengan ikhtiar memutus rantai penularan wabah demi keselamatan seluruh sanak saudara kita dan juga diri kita sendiri dan seluruh masyarakat,” ujarnya, Jumat (16/04/2021), yang juga diunggah di kanal YouTube Sekretariat Kabinet.

BACA JUGA :  DPRD Banggai Laut Gelar Paripurna RAPBD-P 2026

Kepala Negara menjelaskan, kebijakan pelarangan mudik ini diputuskan setelah melalui berbagai macam pertimbangan. Pertimbangan pertama adalah, terjadinya peningkatan tren kasus COVID-19 pasca empat kali libur panjang di tahun 2020.

“Pertama, saat libur Idulfitri tahun lalu terjadi kenaikan kasus harian hingga 93 persen dan terjadi tingkat kematian mingguan hingga 66 persen,” ujar Presiden.

BACA JUGA :  Hasil Lab Tak Temukan Racun, Dinkes Balut Minta SPPG Perkuat Higiene dan Sanitasi

Kemudian, libur panjang pada 20-23 Agustus 2020 mengakibatkan terjadi kenaikan kasus hingga 119 persen dan tingkat kematian mingguan meningkat mencapai 57 persen. Sedangkan libur panjang pada 28 Oktober-1 November 2020 menyebabkan terjadinya kenaikan kasus hingga 95 persen dan kenaikan tingkat kematian mingguan mencapai 75 persen.

Follow WhatsApp Channel www.kabarbenggawi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Rekomendasi untuk Anda

DPRD Banggai Laut Gelar Paripurna RAPBD-P 2026
Bupati Sofyan Kaepa, Temui Kemendikbud Bahas Revitalisasi Sekolah dan Bantuan PID
Bupati Sofyan Kaepa Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA
Hasil Lab Tak Temukan Racun, Dinkes Balut Minta SPPG Perkuat Higiene dan Sanitasi
Bupati Sofyan Kaepa Dapat Dukungan Bank Dunia Untuk Pengembangan Tata Ruang Kota
Kejari Fasilitasi, Dispar Banggai Laut Bahas Optimalisasi Aset Jadi Destinasi Wisata
Bantuan Berani Sejahtera Disalurkan, Bupati Sofyan Apresiasi Gubernur Sulteng
AJBL Kirim Dua Wartawan Banggai Laut Ikut Uji Kompetensi Wartawan di Banggai
Berita ini 27 kali dibaca

Rekomendasi untuk Anda

Selasa, 22 September 2026 - 16:47 WITA

DPRD Banggai Laut Gelar Paripurna RAPBD-P 2026

Selasa, 22 September 2026 - 15:24 WITA

Bupati Sofyan Kaepa, Temui Kemendikbud Bahas Revitalisasi Sekolah dan Bantuan PID

Senin, 21 September 2026 - 15:01 WITA

Bupati Sofyan Kaepa Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA

Jumat, 18 September 2026 - 21:23 WITA

Hasil Lab Tak Temukan Racun, Dinkes Balut Minta SPPG Perkuat Higiene dan Sanitasi

Selasa, 15 September 2026 - 12:55 WITA

Bupati Sofyan Kaepa Dapat Dukungan Bank Dunia Untuk Pengembangan Tata Ruang Kota

Berita Terbaru

Advertorial

DPRD Banggai Laut Gelar Paripurna RAPBD-P 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:47 WITA

Advertorial

Bupati Sofyan Kaepa Teken Kerja Sama Replikasi SISGITA

Senin, 21 Sep 2026 - 15:01 WITA