KM Sinabung, kata dia, tetap akan merapat ke dermaga Pelabuhan Banggai. Dengan syarat, hanya penumpang yang diturunkan. Anak buah kapal tak bisa menginjakkan kaki di pelabuhan, begitu pun para kuli panggul dari TKBM tak bisa naik ke atas kapal.
“Koki tidak bisa turun belanja, hanya beri catatan saja nanti dibelanjakan di pasar sini,” katanya.
Ketika turun, barang milik penumpang akan disterilkan sebelum keluar dari area pelabuhan. Penumpang juga bakal melalui prokotol kesehatan. Pengantar dan penjemput tak bisa masuk karena hanya satu pintu yang akan dibuka petugas. “Pintu keluar-masuk hanya satu,” jelasnya.
Dari pelabuhan keberangkatan, Mulyadi menjelaskan, tidak sembarang orang bisa merangsek masuk ke KM Sinabung. Petugas hanya mengizinkan calon penumpang yang berangkat apabila memiliki kartu keterangan sehat dari fasilitas kesehatan dan mesti memiliki kartu identitas.
“Biar pun memenuhi keduanya, tetapi lewati screening,” katanya. Hal ini, kata dia, sesuai perintah Bupati Wenny Bukamo. Meski pun belum ada satu pun yang terinfeksi, semua pihak harus waspada. Karena itu, mereka yang dari daerah zona merah mesti disterilkan terlebih dahulu. *Man*
Halaman : 1 2


















