“Ini merupakan perhatian Bawaslu RI dengan adanya pilkada serentak tahun 2020 maka seluruh adhocknya harus didaftarkan,” jelas Lono perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulteng
Bawaslu dan BPJS Ketenagakerjaan melakukan kerja sama karena berkaca dari Pemilihan Presiden 2019 lalu begitu banyak pengawas yang mengalami resiko kecelakaan kerja bahkan sampai meninggal dunia.
“Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian Bawaslu Balut yang telah mendaftarkan para adhocknya ke kami,” tuturnya
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Ketua Bawaslu Balut Suparto Bungalo mengungkapkan belajar dari tahun 2019 penyelenggara banyak yang meninggal dunia, maka dari itu pihaknya berinisiatif kepada penyelenggara khususnya yang berada di kecamatan, desa dan kelurahan dijaminkan kesehatannya.
“Kita bekerja sepenuh waktu tetapi jaminan kesehatan tidak ada, sehingganya bertepatan dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan bersedia maka kita melakukan kerja sama,” ucap Suparto
Ia berharap kedepannya pihaknya dan BPJS Ketenagakerjaan bisa bersinergi lebih baik, sehingganya pengawas yang bekerja lebih termotivasi lagi dengan adanya jaminan seperti ini (NOMO/MAN)

Halaman : 1 2

















