Sosial Budaya

Kawasan Investasi Baru Tengah Digenjot Pemkab Banggai Laut

Danau Ubur-ubur jadi kajian untuk investasi baru di bidang pariwisata (Dok. Budiarto R Sualang)

BALUT, KABAR BENGGAWI – Pemerintah Kabupaten Banggai Laut terus mencari dan menumbuhkan kawasan investasi baru di daerah itu. Hal ini untuk menindaklanjuti surat Gubernur Sulawesi Tengah tentang kawasan investasi baru yang siap ditawarkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kabupaten Banggai Laut Abdi Kamindang menjelaskan, kawasan investasi prioritas yakni sektor pariwisata, pertanian dan perikanan. “Kawasan ini nantinya kita sampaikan ke Dinas PM-PTSP Provinsi untuk diajukan dan dibahas di Rakornas serta difasilitasi oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI,” jelas Abdi Kamindang saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/3).

BACA JUGA :  Jemaah Haji Mabit di Muzdalifah Setelah Wukuf di Arafah

Dia menjelaskan ketiga sektor ini tengah digenjot pemerintah daerah untuk diajukan agar bisa masuk ke Rakornas bersama kepala daerah seluruh Indonesia, untuk investasi sektor Pariwisata ada Danau ubur-ubur di Desa Mbuang-Mbuang Kecamatan Bokan Kepulauan dan Pantai Oyama Desaa Lokotoy Kecamatan Banggai Utara, disektor Perikanan investasinya ada pengalengan ikan, dan selanjutnya untuk Pertanian tentang kawasan budidaya ubi. “Nantinya ada investor yang akan datang,” tuturnya

BACA JUGA :  Kesal Dituduh "Ba Hugel", Suami di Luwuk Tega Pukul Istri Pakai Obeng Hingga Pingsan

Ketiga sektor tersebut. Kata Abdi akan dikaji lebih lanjut oleh tim PM-PTSP Provinsi Sulawesi Tengah bersama peneliti Universitas Tadulako (Untad) Palu yang dalam waktu dekat akan berkunjung. “Akhir Maret ini rencananya,” imbuhnya

Peninjauan dan kajian yang dilakukan PM-PTSP Provinsi dan Untad bersama dinas terkait agar melengkapi dan mempercepat studi kelayakan untuk ketiga sektor tersebut. “Untuk anggarannya dari Provinsi,” tutupnya (NOMO)